Page 89 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 APRIL 2021
P. 89

mempercepat penanganan laporan THR," kata Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, di Kantor
              Kemnaker, Jakarta, Minggu (25/04).
              Menteri Ketenaga Kerjaan (Menaker) Ida Fauziah menegaskan bahwa setiap laporan yang masuk
              langsung ditindaklanjuti oleh tim penanganan dari Ditjen Pembinaan Hubungan Industrial dan
              Jaminan  Sosial  Tenaga  Kerja  (PHI  dan  Jamsos)  serta  Ditjen  Pembinaan  Pengawasan
              Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PPK dan K3) Kemnaker.

              "Jadi pekerja/buruh, manajeman perusahaan ataupun masyarakat umum yang butuh informasi,
              konsultasi, atau punya masalah terkait THR langsung saja datang ke PTSA dengan menerapkan
              protokol Kesehatan. Bisa juga melalui pengaduan online bantuan.kemnaker.go.id dan call center
              1500 630. Yang pasti, setiap laporan yang masuk langsung kami tindaklanjuti," tegas Menaker
              Ida.

              Menaker menambahkan, pembentukan Posko THR Keagamaan 2021 tak hanya berada di Pusat,
              namun  juga  dapat  dijumpai  di  daerah,  baik  di  tingkat  provinsi  maupun  di  kabupaten/kota.
              Dengan demikian, proses pengaduan masyarakat bisa lebih efektif dan efisien.

              Posko THR 2021 dalam proses bekerjanya melibatkan Tim Pemantau dari unsur Serikat Pekerja
              atau  Serikat  Buruh  serta  dari  unsur  Organisasi  Pengusaha  yang  duduk  dalam  keanggotaan
              Dewan Pengupahan Nasional.
              Tugas tim pemantau ini mengawasi jalannya Posko THR 2021, sekaligus memberikan saran dan
              masukan kepada Tim Posko terkait pelaksanan tugas Posko THR 2021.

              Harapannya,  Posko  THR  2021  mampu  memberikan  pelayanan  berdasarkan  mekanisme  dan
              ketentuan  perundangan,  serta  menjadi  solusi  antara  para  pihak  pekerja  atau  buruh  dan
              pengusaha.

              Reporter: Muhammad Mutaqin  Editor: Rohmat Haryadi.









































                                                           88
   84   85   86   87   88   89   90   91   92   93   94