Page 93 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 APRIL 2021
P. 93

DPRD MINTA GUBERNUR KEPRI BUKA POSKO PENGADUAN THR, FASILITASI
              KELUHAN PEKERJA
              NUSADAILY.COM - TANJUNGPINANG - Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)
              Wahyu Wahyudin meminta gubernur setempat, Ansar Ahmad membuka posko pengaduan THR
              Idul Fitri 1442 Hijriah untuk memfasilitasi keluhan pekerja/karyawan perusahaan.

              Wahyudin menyarankan Pemda Kepri membuka posko THR di seluruh kabupaten/kota di daerah
              itu.  Apalagi,  seperti  Kota  Batam,  Kabupaten  Karimun,  dan  Kabupaten  Bintan  yang  memiliki
              banyak perusahaan besar.

              "Harapan kami dalam bulan ini, posko THR sudah dibuka," kata Wahyudin di Tanjungpinang,
              Selasa (20/4).

              Melalui  posko  THR  tersebut,  kata  dia,  Pemda  bisa  bertindak  cepat  dan  akurat  menangani
              pengaduan THR yang menjadi hak para pekerja.

              Dia juga meminta perusahaan membayar penuh THR pekerja paling lambat tujuh hari sebelum
              Lebaran, hal itu merujuk pada Surat Edaran Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

              Apabila ada perusahaan yang tidak mampu atau enggan membayarkan THR kepada pekerja,
              Pemda  harus  segera  menindaklanjuti  dengan  memintai  keterangan.  "Harus  ditanyai,  alasan
              perusahaan  tidak  mampu  bayar  THR.  Kalau  enggan  bayar,  pastikan  ada  sanksi  tegas  untuk
              mereka," ucapnya.
              Politikus PKS itu tak menampik di tengah kondisi ekonomi sulit imbas pandemi COVID, tidak
              sedikit perusahaan yang kesulitan dalam hal pembayaran THR kepada pekerja.

              Menurut dia, hal ini perlu jadi pertimbangan Pemda dalam mencari formulasi yang tepat bagi
              perusahaan dan pekerja menyangkut pembayaran THR tersebut.

              "Misalnya, ada opsi pembayaran THR dicicil atau ditunda. Tapi, kesepakatannya harus jelas, ada
              perjanjian hitam di atas putih antara perusahaan dan karyawan," katanya.

              Lebih lanjut, Wahyudin menyampaikan DPRD siap membantu Pemda mengawal pembayaran
              THR para pekerja.

              Pihaknya  akan  menampung  aduan  pekerja  yang  tidak  mendapatkan.THR  dari  perusahaan
              tempat bekerja. Selanjutnya meneruskan ke perusahaan terkait. "Pengaduan dapat disampaikan
              melalui SMS atau telepon," ujar dia.

              Dia  mengutarakan  dengan  adanya  posko  THR  tersebut,  akan  lebih  mudah  bagi  pihaknya
              memantau pembayaran THR oleh perusahaan ke pekerja.

              "Kalau ada posko THR akan memudahkan. Perusahaan mana yang tidak bayar THR, terpantau
              oleh anggota DPRD di daerah pemilihan masing-masing," kata Wahyudin.

              (eky).













                                                           92
   88   89   90   91   92   93   94   95   96   97   98