Page 94 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 APRIL 2021
P. 94
Judul Kemnaker Jalankan Tiga Aspek Kebijakan Lindungi Pekerja Perempuan
Nama Media investor.id
Newstrend Perlindungan Pekerja Perempuan
Halaman/URL https://investor.id/business/kemnaker-jalankan-tiga-aspek-kebijakan-
lindungi-pekerja-perempuan
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-04-20 19:41:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 10.000.000
News Value Rp 30.000.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Sebaliknya, perusahaan berkewajiban
memberikan perlindungan bagi pekerja perempuan yang bekerja malam hari dan perlindungan
bagi pekerja perempuan yang bekerja di luar negeri
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Pemberian perlindungan itu mulai dari proses
perekrutan sampai pelaksanaan pekerjaan di tempat kerja, pelatihan dan promosi kerja,
perlindungan jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan, serta pensiun
Ringkasan
Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan memberikan perhatian khusus dan terus
berkomitmen dalam pemberdayaan pekerja perempuan, termasuk dalam hal pelindungan dan
memberikan rasa aman dalam pemenuhan hak. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah
mengatakan pihaknya telah melaksanakan tiga aspek kebijakan yaitu protektif, kuratif, dan non-
diskriminatif dalam memberikan perlindungan terhadap pekerja perempuan telah melaksanakan
tiga aspek kebijakan yaitu protektif, kuratif, dan non-diskriminatif.
KEMNAKER JALANKAN TIGA ASPEK KEBIJAKAN LINDUNGI PEKERJA PEREMPUAN
JAKARTA, - Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan memberikan perhatian khusus dan
terus berkomitmen dalam pemberdayaan pekerja perempuan, termasuk dalam hal pelindungan
dan memberikan rasa aman dalam pemenuhan hak.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan pihaknya telah melaksanakan tiga aspek
kebijakan yaitu protektif, kuratif, dan non-diskriminatif dalam memberikan perlindungan
terhadap pekerja perempuan telah melaksanakan tiga aspek kebijakan yaitu protektif, kuratif,
dan non-diskriminatif.
Pertama, kebijakan protektif, yakni kebijakan pemerintah dalam memberi perlindungan bagi
pekerja perempuan terkait fungsi reproduksi. Seperti istirahat karena haid; istirahat 1,5 bulan
93

