Page 363 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 AGUSTUS 2020
P. 363

Judul               Melihat Lagi Pasal-pasal Kontroversial di RUU Cipta Kerja
                Nama Media          detik.com
                Newstrend           Omnibus Law
                Halaman/URL         https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/5134650/melihat-lagi-
                                    pasal-pasal-kontroversial-di-ruu-cipta-kerja
                Jurnalis            redaksi
                Tanggal             2020-08-15 16:20:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Kementerian Ketenagakerjaan
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Narasumber

              positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Kalau selama ini angka pesangon itu tinggi,
              tapi kan implementasinya tidak setinggi yang di atas kertas. Nah untuk mengurangi kesenjangan
              itu, kami ingin memberikan kepastian perlindungan dengan manfaat baru



              Ringkasan

              Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menargetkan pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU)
              Omnibus Law  Cipta Kerja  rampung pada awal Oktober 2020. Setelah itu, RUU akan diserahkan
              kepada Badan Musyawarah (Bamus) DPR RI untuk proses pengesahan.

              Dari 8.000 Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) yang ada, Panitia Kerja (Panja) RUU ini sudah
              membahas 6.200 DIM atau progresnya sudah mencapai 75%. Namun, sekitar 1.800 DIM yang
              belum  dibahas  ini  adalah  pembahasan  di  Bab  IV  RUU  Cipta  Kerja  yakni  tentang  klaster
              ketenagakerjaan yang masih didiskusikan secara tripartit, termasuk juga klaster investasi dan
              administrasi pemerintahan.



              MELIHAT LAGI PASAL-PASAL KONTROVERSIAL DI RUU CIPTA KERJA

              Jakarta  -  Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menargetkan pembahasan Rancangan Undang-undang
              (RUU) Omnibus Law  Cipta Kerja  rampung pada awal Oktober 2020. Setelah itu, RUU akan
              diserahkan kepada Badan Musyawarah (Bamus) DPR RI untuk proses pengesahan.

              Dari 8.000 Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) yang ada, Panitia Kerja (Panja) RUU ini sudah
              membahas 6.200 DIM atau progresnya sudah mencapai 75%. Namun, sekitar 1.800 DIM yang
              belum  dibahas  ini  adalah  pembahasan  di  Bab  IV  RUU  Cipta  Kerja  yakni  tentang  klaster
              ketenagakerjaan yang masih didiskusikan secara tripartit, termasuk juga klaster investasi dan
              administrasi pemerintahan.

              Pasal-pasal  dari  klaster  di  atas,  khususnya  klaster  ketenagakerjaan  merupakan  pasal  yang
              menimbulkan kontroversi. Berdasarkan catatan  detikcom  , berikut pasal-pasal yang menjadi
                                                           362
   358   359   360   361   362   363   364   365   366   367   368