Page 461 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 AGUSTUS 2020
P. 461

6. Perizinan TKA Ahli: Kemudahan hanya untuk TKA Ahli yang memang diperlukan untuk kondisi
              tertentu  seperti  untuk  maintenance  (darurat),    vokasi,  start-up,  dan  peneliti.  Juga  termasuk
              investor atau buyer untuk melakukan kunjungan bisnis.

              7.  Program  Jaminan  Kehilangan  Pekerjaan  (JKP):  Perlindungan  pekerja  yang  terkena  PHK,
              dengan manfaat JKP berupa: 1) Cash Benefit, 2)  Vocational Training, 3). Job Placement Access.
              Penambahan manfaat JKP, tidak menambah beban iuran bagi pekerja dan perusahaan. Pekerja
              tetap mendapatkan jaminan sosial lainnya: JKK, JKm, JP, JHT, dan Jaminan Kesehatan Nasional.

              8.  Penghargaan  Lainnya  (Sweetener):  Sweetener  sebagai  tambahan  di  luar  Upah,  dan
              besarannya maksimal 5 X Upah (sesuai) masa kerja.

              Diberikan 1 kali jangka waktu 1 tahun. Tidak berlaku bagi UMK.

              Bab  V:  Kemudahan,  Perlindungan,  dan  Pemberdayaan  UMKM  serta  Perkoperasian    dapat
              diwakilkan; (c) Buku daftar anggota berbentuk tertulis atau elektronik; serta (d) Koperasi dapat
              melaksanakan usaha  berdasarkan prinsip Syariah  Bab VI: Kemudahan Berusaha  1. Kemudahan
              Pendirian  Badan  Usaha3.  Fleksibilitas  pemegang  paten  untuk  membuat  produk  atau
              menggunakan proses di Indonesia.

              4. Mencabut Izin Gangguan (Staatblad Tahun 1926 Nomor  226 jo. Staatblad Tahun 1940 Nomor
              450 tentang UndangUndang Gangguan/ Hinder Ordonnantie) dan penyesuaian UU Pajak Daerah
              dan Retribusi Daerah, karena telah diakomodir dalam RTRW dan AMDAL.

              5.  Ketersediaan  Bahan  Baku  dan/atau  Bahan  Penolong  Bagi  Industri  dan  pengaturan  atas
              importasi komoditas perikanan dan komoditas pergaraman.

              6. Mendorong BUMDes berbentuk Badan Hukum.

              Bab VII: Dukungan Riset dan Inovasi  Pemerintah dapat melakukan penugasan khusus kepada
              BUMN untuk pemanfaatan umum, riset, pengembangan, dan inovasi  Bab VIII: Pengadaan Lahan
              1) Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum  strategis nasional dengan
              penyediaan lahan pengganti paling lama 2 tahun.

              3) Pertanahan1. Kawasan Ekonomi Khusus2. Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas
              Kelembagaan  KPBPB          1.  Investasi  Pemerintah  PusatBab  XI:  Pelaksanaan  Administrasi
              Pemerintahan  Untuk  Mendukung  Cipta  Kerja    1.  Presiden  menjalankan  undang-undang  dan
              dapat  mendelegasikan  kewenangannya  kepada  Menteri,  Kepala  Lembaga,  atau  Pemerintah
              Daerah    2.  Kewenangan  Menteri,  Kepala  Lembaga,  atau  Pemerintah  Daerah  yang  telah
              ditetapkan  dalam  UU  untuk  menjalankan  atau  membentuk  peraturan  perundang-undangan
              harus dimaknai sebagai pelaksanaan kewenangan Presiden.

              3. Penerapan Standar dalam Administrasi Pemerintahan.
              4.  Persyaratan  penggunaan  diskresi,  yaitu:  sesuai  tujuan,  sesuai  dengan  Asas-Asas
              Pemerintahan Umum Yang Baik  (AUPB), berdasarkan alasan yang objektif, tidak menimbulkan
              konflik kepentingan, dan dilakukan dengan itikad baik.

              5. Penerapan keputusan elektronik yang diproses melalui sistem elektronik.

              6. Pengawasan pelaksanaan perizinan dapat dilakukan oleh profesi ahli (bersertifikat).
              7. Permohonan perizinan dianggap dikabulkan secara hukum apabila batas waktu sesuai Service
              Level Agreement (SLA)  telah terlewati.

              8. Penetapan NSPK dalam rangka penyelenggaraan Perizinan Berusaha (Pemerintah Pusat dan
              Pemda) dalam bentuk PP.
                                                           460
   456   457   458   459   460   461   462   463   464   465   466