Page 464 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 AGUSTUS 2020
P. 464

"Separuh  dari  paket  bantuan  itu  diberikan  kepada  kelompok  pekerja  perempuan,  karena
              perempuan-perempuan  ini  memiliki  semangat  untuk  membangun  diri  menjadi  seorang
              wirausahawan yang mandiri," katanya.

              Menaker  Ida  menilai,  kelompok pekerja  perempuan  penerima  TKM  merupakan  pekerja  yang
              dirumahkan  dan  di-PHK  akibat  Covid-19  sehingga  kehilangan  pendapatan.  Para  pekerja
              perempuan  tersebut  tidak  putus  asa  dan  menyerah  dengan  keadaan,  tetapi  tetap
              mengembangkan wirausaha secara mandiri.

              “Perempuan dipilih sebagai penerima program TKM, karena perempuan paling banyak terkena
              dampaknya. Oleh karena itu negara perlu hadir memberikan stimulan kepada teman-teman yang
              mau survive dan mandiri di masa yang sangat sulit ini," kata Menaker didampingi Plt. Sekjen
              Kemnaker, Budi Hartawan dan Kepala Biro Humas, R. Soes Hindharno.

              Menaker  Ida  menambahkan,  kegiatan  pemberdayaan  wirausaha  baru  TKM  bertujuan  untuk
              merangsang  industri  kecil,  khususnya  yang  digerakkan  pekerja  perempuan  dengan
              meningkatkan kreativitasnya. Menaker Ida mengungkapkan, hingga 31 Juli 2020, menunjukkan
              secara total pekerja formal maupun informal yang terdampak COVID-19 mencapai lebih dari 3,5
              juta orang secara nasional. Sedangkan dari data yang sudah di-cleansing (terdata by name by
              address) Kemnaker dengan BPJS Ketenagakerjaan mencapai 2.146.667 orang.

              "Data  yang  sudah  cleansing  tersebut  terdiri  dari  pekerja  formal  yang  dirumahkan  mencapai
              1.132.117 orang, sementara pekerja formal yang di-PHK mencapai 383.645 orang. Sedangkan
              pekerja sektor informal yang terdampak mencapai 630.905 orang," kata Menaker Ida.

              Plt.  Dirjen  Binapenta  &  PKK,  Aris  Wahyudi,  mengungkapkan  pihaknya  telah  membantu
              sedikitnya 30 kelompok pekerja perempuan terdampak Covid-19 di Provinsi Jawa Barat, Banten,
              dan  DKI  Jakarta.  "Masing-masing  kelompok berjumlah  20 orang,  sehingga  total  600 pekerja
              perempuan yang telah diberdayakan agar dapat bertahan," katanya. Bupati Purwakarta, Anne
              Ratna Mustika, mengatakan dari dari 17 kecamatan di Purwakarta, sebanyak tujuh kecamatan
              merupakan kawasan industri dan sebanyak 114 perusahaan terdampak Covid-19.
              "Namun  Purwakarta  setelah  evaluasi  menjadi  zona  kuning.  Mudah-mudahan  kedatangan  Bu
              Menteri bisa menjadi motivasi bagi kami semua agar dapat melewati masa pandemi ini dengan
              tetap semangat," ujarnya.(dod/adv).































                                                           463
   459   460   461   462   463   464   465   466   467   468   469