Page 15 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JANUARI 2021
P. 15
Judul Wartawan Semakin Minim Perlindungan
Nama Media Kompas
Newstrend Dampak Virus Corona dalam Ketenagakerjaan
Halaman/URL Pg5
Jurnalis ika
Tanggal 2021-01-22 04:40:00
Ukuran 301x257mmk
Warna Hitam/Putih
AD Value Rp 248.325.000
News Value Rp 1.241.625.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Ade Wahyudin (Direktur Eksekutif LBH Pers) Ini angka yang tidak sedikit. Ini juga
terafirmasi dari data kekerasan terhadap wartawan yang kami lakukan di mana selama 2020
terjadi 117 kasus atau meningkat lebih dari 30 persen dibandingkan pada 2019
negative - Arsul Sani (Anggota Komisi III DPR) UU Pers sudah berusia 22 tahun, apakah perlu
direvisi atau bagaimana? Saya setuju Pasal 27 dan 28 (pasal-pasal karet) UU ITE direvisi
negative - M Agung Dharmajaya (Anggota Dewan Pers) Kebebasan pers itu milik rakyat. Karena
itu, pers tidak boleh membuat berita membabi buta. Banyak juga pelanggaran dilakukan
wartawan ketika membuat berita, ketika diteliti muncul pelanggaran kode etik jurnalistik
negative - Ade Wahyudin (Direktur Eksekutif LBH Pers) Kita tidak bisa berharap mendapatkan
informasi yang berkualitas ketika kesejahteraan wartawan diabaikan
negative - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Masalah ketenagakerjaan agar dibicarakan
dan disepakati secara bipartit. Jika kondisi keuangan menyulitkan pengusaha melaksanakan
perjanjian kerja, pelaksanaan perjanjian kerja dapat ditunda hingga kondisi ini berakhir
Ringkasan
Fungsi pers sangat penting pada masa pandemi Covid-19 untuk menyediakan informasi yang
berkualitas dan kredibel serta membantu masyarakat melewati tantangan krisis. Ini bisa
terwujud jika wartawan sebagai garda terdepan untuk menyediakan informasi terlindungi
keselamatan dan kesejahteraannya.
Namun, hasil penelitian Institute for Criminal Justice Reform (ICJR), Lembaga Bantuan Hukum
Pers (LBH Pers), dan Indonesia Judicial Research Society (IJRS) menunjukkan, keselamatan
wartawan di Indonesia selama masa pandemi justru berada dalam situasi yang
mengkhawatirkan. Meski wartawan dilindungi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999, dalam
praktiknya undang-undang ini belum cukup melindungi wartawan.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, krisis akibat pandemi juga berdampak pada
perusahaan media. "Masalah ketenagakerjaan agar dibicarakan dan disepakati secara bipartit.
14

