Page 92 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MARET 2021
P. 92

CARA KLAIM JAMINAN KEHILANGAN PEKERJAAN UNTUK KORBAN PHK

              Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan ( Kemenaker ) menjelaskan cara mengklaim program
              jaminan kehilangan pekerjaan ( JKP ) bagi karyawan atau buruh yang terkena PHK.

              Direktur  Jaminan  Sosial  Ketenagakerjaan  Kemenaker  Retno  Pratiwi  menjelaskan  nantinya
              manfaat program tersebut dapat diakses lewat sistem informasi ketenagakerjaan (Sisnaker).

              Sisnaker  sendiri  nantinya  akan  terintegrasi  dengan  data  kepesertaan  BPJS  Ketenagakerjaan,
              BPJS Kesehatan serta data kependudukan dan pencatatan sipil (Dukcapil).
              "Setelah ke Sisnaker, di sana akan ada semacam kotak. Nanti kita kasih klik, dimasukkan nomor
              peserta berapa, NIK berapa, nanti langsung diverifikasi BPJS ketenagakerjaan, divalidasi, apakah
              dia  eligible  mendapatkan  manfaat  (JKP)  atau  tidak,"  ucapnya  dalam  diskusi  daring  bertajuk
              'Membedah Asuransi Pengangguran di Masa Marak PHK' Selasa (9/3).
              Setelah mendapatkan notifikasi bahwa pekerja yang di-PHK layak mendapatkan JKP, nantinya
              akan diberikan pilihan apakah ingin langsung kembali bekerja atau mencairkan manfaat JKP.

              "Nanti dia mendapatkan notifikasi BPJS Ketenagakerjaan. Selanjutnya di sistem itu juga dia akan
              ke kotak selanjutnya, yang di dalamnya ada pengantar kerja. Di situ lah nanti akan berproses
              apakah dia mau mencari kerja lagi apa tidak," terangnya.

              Jika  ingin  pekerja  yang  di-PHK  ingin  mencari  pekerjaan  baru,  BPJS  Ketenagakerjaan  akan
              memberikan manfaat berupa uang tunai dari program JKP, yakni 45 persen dari upah selama
              tiga bulan dan 25 persen dari upah untuk 3 bulan berikutnya.

              "Kalau dia mau cari kerja baru akan akan ada notifikasi selanjutnya BPJS ketenagakerjaan akan
              memberikan manfaat uang tunai itu tadi. Kemudian oleh pengantar tadi akan ditanya lagi mau
              kerja langsung atau pelatihan. Nanti akan ada bimbingan-bimbingan juga," imbuh Retno.

              Bimbingan yang dimaksud adalah pelatihan berbasis kompetensi yang dilakukan melalui lembaga
              pelatihan milik pemerintah, swasta atau perusahaan. "Ada bimbingan jabatan, ada juga informasi
              pasar kerjanya," tuturnya.

              Meski demikian ia menegaskan saat ini manfaat program tersebut belum dapat diklaim karena
              masih dalam tahap persiapan implementasi. Menurutnya program JKP baru akan berjalan efektif
              di tahun depan. "Sekali lagi ini masih satu tahun lagi," pungkasnya.



























                                                           91
   87   88   89   90   91   92   93   94   95   96   97