Page 95 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MARET 2021
P. 95
Judul 20,57 Juta Peserta BPJS Naker Terancam Tak Dapat JKP
Nama Media cnnindonesia.com
Newstrend Jaminan Kehilangan Pekerjaan
Halaman/URL https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20210309170041-532-
615613/2057-juta-peserta-bpjs-naker-terancam-tak-dapat-jkp
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-03-09 19:23:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Retno Pratiwi (Direktur Jaminan Sosial Kemenaker) Jadi bapak dan ibu sekalian, saya
mohon maaf ketika peserta itu di perusahaan non-aktif berbahaya, dia bisa tidak mendapatkan
program JKP itu sendiri
neutral - Retno Pratiwi (Direktur Jaminan Sosial Kemenaker) Ini pun nanti kita akan melihat
seperti apa yang bisa menjadi peserta
Ringkasan
Direktur Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan ( Kemenaker ) Retno
Pratiwi menyatakan 20,57 juta peserta BPJS Ketenagakerjaan terancam tak dapat mengikuti
program Jaminan Kehilangan Pekerjaan ( JKP ). Mereka adalah peserta non aktif yang
merupakan Pekerja Penerima Upah (PPU) per Agustus 2020.
20,57 JUTA PESERTA BPJS NAKER TERANCAM TAK DAPAT JKP
Jakarta - Direktur Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker)
Retno Pratiwi menyatakan 20,57 juta peserta BPJS Ketenagakerjaan terancam tak dapat
mengikuti program Jaminan Kehilangan Pekerjaan ( JKP ).
Mereka adalah peserta non aktif yang merupakan Pekerja Penerima Upah (PPU) per Agustus
2020.
"Jadi bapak dan ibu sekalian, saya mohon maaf ketika peserta itu di perusahaan non-aktif
berbahaya, dia bisa tidak mendapatkan program JKP itu sendiri," ucapnya dalam Diskusi Daring
'Membedah Asuransi Pengangguran di Masa Marak PHK' Selasa (9/3).
Retno melanjutkan jumlah PPU sendiri mencapai 50,77 juta orang. Selain peserta non-aktif,
jumlah itu terdiri dari peserta BPJS Ketenagakerjaan yang aktif mencapai 26,97 juta dan PPU
yang belum terdaftar BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 3,22 juta peserta.
94

