Page 174 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 JULI 2020
P. 174
Judul Ratusan Buruh Garmen Geruduk Kantor Gubernur Jateng
Nama Media gatra.com
Newstrend Demo Karyawan Pinnacle Apparels
Halaman/URL https://www.gatra.com/detail/news/485914/ekonomi/ratusan-buruh-
garmen-geruduk-kantor-gubernur-jateng
Jurnalis Intan Alliva Khansa
Tanggal 2020-07-28 16:32:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 10.000.000
News Value Rp 30.000.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - None (None) Ada 500 karyawan yang dirumahkan lebih dari dua bulan, perusahaan
tidak mau memberikan gaji, tidak memberikan pesangon atau bisa dibilang kita digantung
seperti ini tanpa kejelasan
neutral - Suyono (None) Terus terang kami keberatan dengan keputusan perusahaan tersebut.
Kami meminta kalau memang kami di mutasi ke Bawen, upah kami harus ngikut UMR Kota
Semarang, harus ada bis antar jemput
negative - Suyono (None) Kita itu tidak jelas statusnya. Perusahaan juga tidak mau memecat
kita, dan hanya menawarkan tali asih yang tidak seberapa
positive - Suparni (None) Saya dapat tali asih hanya Rp4,5 juta saja padahal sudah bekerja
selama 17 tahun disana. Saya cuma minta pesangon saja
Ringkasan
Ratusan karyawan PT Pinnacle Apparels Semarang menuntut kejelasan atas status mereka yang
saat ini digantung oleh pihak perusahaan. Untuk itu, mereka mendatangi kantor Gubernur Jawa
Tengah di Jalan Pahlawan Kota Semarang demi mengadukan nasib yang mereka alami, Selasa
(28/7). Salah satu perwakilan karyawan PT Pinakel Apparel Suyono mengatakan, perusahaan
telah bertindak sewenang-wenang dengan merumahkan ratusan karyawan tanpa kejelasan.
RATUSAN BURUH GARMEN GERUDUK KANTOR GUBERNUR JATENG
Semarang, Ratusan karyawan PT Pinnacle Apparels Semarang menuntut kejelasan atas status
mereka yang saat ini digantung oleh pihak perusahaan. Untuk itu, mereka mendatangi kantor
Gubernur Jawa Tengah di Jalan Pahlawan Kota Semarang demi mengadukan nasib yang mereka
alami, Selasa (28/7).
Salah satu perwakilan karyawan PT Pinakel Apparel Suyono mengatakan, perusahaan telah
bertindak sewenang-wenang dengan merumahkan ratusan karyawan tanpa kejelasan.
173

