Page 242 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 9 NOVEMBER 2020
P. 242

sebagai acuan pelaksanaan dan pedoman bagi instansi pusat dan instansi daerah dalam rangka
              penyelenggaraan  tata  kelola  data  ketenagakerjaan  untuk  mendukung  perencanaan,
              pelaksanaan,  evaluasi,  dan  pengendalian  pembangunan  sektor  ketenagakerjaan  agar  dapat
              segera diimplementasikan.

              "Untuk mewujudkan empat tujuan SDK, diperlukan langkah strategis lebih lanjut, antara lain
              sosialisasi  kebijakan  SDK  terhadap  pihak-pihak  terkait,  peningkatan  pengetahuan  dan
              keterampilan pelaksana kebijakan SDK, dan penyusunan perangkat SDK sesuai dengan prinsip
              satu data Indonesia. Misalnya daftar data, standar data, metadata, dan lainnya," ujar dia.


              Menaker  berharap  perangkat  SDK  seperti  pengarah  satu  data  ketenagakerjaan,  koordinator
              forum satu data ketenagakerjaan, walidata dan produsen data dengan dukungan penuh dari
              forum  satu  data  Indonesia  dan  pembina  data  statistik,  segera  mengambil  langkah-langkah
              strategis untuk mengimplementasikan kebijakan SDK ini.

              Salah satu peserta gelombang kedua Kartu Prakerja I Putu Agus Sanjaya Diputra, 31, asal Bali
              kini sudah mampu memiliki usaha sendiri berkat pelatihan dan insentif yang diberikan program
              Kartu Prakerja.


              Agus  bekerja  di  online  travel  agent  akibat  pandemi,  pariwisata  mengalami  dampak terparah
              hingga pada Maret 2020 Agus dipecat dari kantornya.


              Beruntung,  sebulan  kemudian  sesudah  mengikuti  pelatihan  di  program  Kartu  Prakerja,  dia
              memilih  platform  Pintaria  "Asiknya  Membangun  Bisnis".  Agus  mulai  termotivasi  untuk
              membangun bisnisnya sendiri. Tidak ingin terpuruk dalam keadaan. Setelah mendapat insentif
              sebesar Rp600.000, bulan selanjutnya dia mulai merintis usaha membuat dupa.


              "Saya memilih usaha dupa karena masyarakat Bali mayoritas agama Hindu dan dupa merupakan
              kebutuhan karena setiap hari kita sembahyang menggunakan dupa. Selain itu dupa juga barang
              yg tidak mudah rusak," ungkap Agus.

              Dengan modal Rp500.000 dia membeli stik mentah lalu dia hanya menambah isi aroma dupa
              serta  packing.  Aroma  dupa  yang  ditawarkan  Agus  bermacam-macam  mulai  harum  cendana,
              madu, akasia, gaharu hingga lotus dan masih banyak lagi. Madu menjadi wangi favorit dengan
              penjualan terbanyak. Jika memasuki Hari Raya Galungan atau Kuningan, dupa miliknya bisa laku
              hingga 60 kg dalam sebulan.

              Dari pelatihan yang diikuti, banyak hal yang dipelajarinya mulai langkah-langkah hingga untung
              rugi memulai usaha sehingga dia bisa memperhitungkan setiap langkah yang akan diambil. Agus
              pun kini semakin siap menjadi wirausaha, siap dengan segala tantangan mulai dari kompetitor
              yang semakin banyak hingga bahan baku yang semakin mahal.

              Tidak puas dengan pelatihan pertama yang diikuti, rencananya karena saldo biaya pelatihan dari
              Kartu Prakerja masih tersisa, Agus akan kembali mengambil paket pelatihan yang berhubungan
              dengan  penjualan  online.  "Selama  ini  sudah  jualan  di  Facebook,  saya  ingin  meningkatkan
              penjualan di online mungkin dengan media sosial lain atau cara-cara di Facebook yang belum
              saya tahu,"ucapnya bersemangat.





                                                           241
   237   238   239   240   241   242   243   244   245   246   247