Page 467 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 9 NOVEMBER 2020
P. 467
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) melaporkan beberapa strategi agar perusahaan tidak banyak
melakukan PHK. Hal ini berdasarkan survei Badan Pusat Statistik.
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Rosan Roeslani mengatakan sebanyak 32,60%
pengusaha melakukan efisiensi jam kerja. Lalu pekerja yang dirumahkan tanpa digaji sebanyak
17,06%. Hal ini untuk memperluas adanya PHK.
"Dari covid-19 ini banyak pelaku usaha melakukan efisiensi yaitu pengurangan jam kerja sebesar
32,60%, lalu pekerja yang dirumahkan tidak dibayar 17,06%," kata Rosan dalam video virtual
yang dikutip Jumat (6/11/2020).
Lalu, untuk memberhentikan pekerja dalam waktu singkat sebanyak 12,80% lalu di rumah atau
dibayar sebagian itu sebesar 6,45%. Sedangkan pekerja yang dirumahkan atau dibayar penuh
hanya 3,69%.
"Karena ini likuiditas yang masih kecil kalau di PHK harus bayar pesangon jadi ini langkah-
langkah kita," katanya.
Selain itu, Kadin pun juga tengah melakukan peningkatan kreativitas dan inovasi di tengah
pandemi Covid-19. Salah satunya mendorong sumber daya manusia agar lebih kreatif dan
adaptif dalam menyambut situasi saat ini.
"Kita membangun rantai jaringan pemasaran yang efektif," tandasnya
466

