Page 485 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 AGUSTUS 2021
P. 485
Judul Sempat Normal, Website BPJS Ketenagakerjaan Tumbang Lagi
Nama Media detik.com
Newstrend Bantuan Subsidi Upah 2021
Halaman/URL https://inet.detik.com/cyberlife/5680493/sempat-normal-website-bpjs-
ketenagakerjaan-tumbang-lagi
Jurnalis Fitraya Ramadhanny
Tanggal 2021-08-13 10:34:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Ringkasan
Website BPJS Ketenagakerjaan (TK) sempat bisa digunakan untuk mengecek Bantuan Subsidi
Gaji/Upah (BSU). Tapi kini tumbang kembali. Sebelumnya Website BPJS Ketenagakerjaan (TK)
sempat dilaporkan down pada Kamis (12/8). Lalu website ini terpantau normal Jumat pagi
(13/8/2021). Namun saat dicek pukul 10.15 WIB, situs ini kembali tumbang. Tulisannya, "This
site can't be reached" atau "Mohon maaf halaman yang Anda kunjungi saat ini sedang dalam
pengembangan/peningkatan kapasitas."
SEMPAT NORMAL, WEBSITE BPJS KETENAGAKERJAAN TUMBANG LAGI
Website BPJS Ketenagakerjaan (TK) sempat bisa digunakan untuk mengecek Bantuan Subsidi
Gaji/Upah (BSU). Tapi kini tumbang kembali.
Sebelumnya Website BPJS Ketenagakerjaan (TK) sempat dilaporkan down pada Kamis (12/8).
Lalu website ini terpantau normal Jumat pagi (13/8/2021).
Namun saat dicek pukul 10.15 WIB, situs ini kembali tumbang. Tulisannya, "This site can't be
reached" atau "Mohon maaf halaman yang Anda kunjungi saat ini sedang dalam
pengembangan/peningkatan kapasitas."
Padahal, banyak orang ingin dapat melakukan pengecekan BSU di website BPJS TK. Tentunya
banyak masyarakat kecewa dan bertanya-tanya ke akun Twitter BPJS Ketenagakerjaan yaitu
@BPJSTKinfo. Inilah sebagian keluhan mereka.
Sementara dari Twitter BPJS Ketenagakerjaan belum ada pemberitahuan baru. Masih
pengumuman website down yang sama dengan sebelumnya.
"Hai Sahabat. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Saat ini website BPJS Ketenagakerjaan
sedang menjalani maintenance dalam rangka peningkatan kapasitas layanan informasi bagi para
peserta," kata mereka.
Pihak BPJS Ketenagakerjaan menginfokan nomor layanan WhatsApp sebagai alternatifnya.
484

