Page 1012 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1012
Ringkasan
Kabar gembira bagi pekerja swasta gaji di bawah Rp 5 juta yang tengah menanti-nantikan
Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau BLT gelombang 2. Pekan depan, BLT gelombang 2 untuk
pekerja swasta disebut akan cair. Hal itu dikatakan oleh Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan
Industrial dan Jaminan Sosial (KKHI) Kementerian Ketenagakerjaan, Aswansyah dalam video di
Youtube Kemnaker yang diunggah, Rabu (28/10/2020).
SIAP-SIAP CEK REKENING, BLT PEKERJA SWASTA SEBENTAR LAGI CAIR, CEK
KEPESERTAAN BPJS KETENAGAKERJAAN
TRIBUNJABAR.ID - Kabar gembira bagi pekerja swasta gaji di bawah Rp 5 juta yang tengah
menanti-nantikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau BLT gelombang 2 .
Pekan depan, BLT gelombang 2 untuk pekerja swasta disebut akan cair.
Hal itu dikatakan oleh Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial
(KKHI) Kementerian Ketenagakerjaan, Aswansyah dalam video di Youtube Kemnaker yang
diunggah, Rabu (28/10/2020).
"Sesuai dengan apa yang sering disampaikan ibu Menteri (Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziyah,-
Red), itu (pencairan BLT tahap II,-Red) direncanakan awal November," katanya.
Pernyataan Aswansyah senada dengan pernyataan Ida sebelumnya.
Ida pernah mengatakan, subsidi gaji atau upah bagi karyawan swasta periode atau termin kedua
ditargetkan mulai cair pada awal November 2020.
"Kami targetkan pembayaran termin II dapat disalurkan pada awal bulan November setelah
proses evaluasi penyaluran subsidi gaji/upah termin I ini selesai," ujar Ida, Selasa (20/10/2020)
dilansir setkab.go.id.
Sebagaimana pencairan dalam tahap I, dalam pencairan tahap II nanti, setiap pekerja yang
berhak akan mendapatkan BLT sebesar Rp 1,2 juta yang ditransfer langsung ke rekening
penerima.
Jumlah itu merupakan BLT Rp 600 ribu untuk bulan November-Desember.
Lebih lanjut, Ida menyampaikan, awalnya jumlah penerima BLT gaji ditarget sebesar 15,7 juta
pekerja.
Namun, hingga batas akhir penyerahan data penerima, data yang dikumpulkan dan diserahkan
BPJS Ketenagakerjaan hanya mencapai 12.4 juta pekerja/buruh.
"Sisa anggaran akan diserahkan kembali ke Bendahara Negara." "Rencananya, akan disalurkan
untuk subsidi gaji/upah bagi guru honorer dan tenaga pendidik, baik di lingkup Kemendikbud
maupun Kemenag," ujarnya.
Penyebab Pekerja Belum Terima BLT Ida juga menyebut pekerja/buruh yang belum menerima
BSU bisa dikarenakan kesalahan atau ketidakvalidan data, seperti nomor rekening dan NIK.
"Sampai saat ini yang belum mendapatkan (BSU) sekitar 150 ribuan karena ada kekurangan atau
ketidaksesuaian data." "Misalnya rekeningnya tidak valid, kemudian NIK-nya kurang nomornya,
kemudian nomor rekeningnya dia tidak sesuai dengan nama yang diserahkan," ujarnya.
1011

