Page 1010 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1010

Lalu, dapatkah gubernur memutuskan upah minimum tahun depan tidak sesuai surat edaran
              tersebut? "Di surat edaran itu memang meminta tetapi saya kira gubernur akan juga melihat
              kondisi  perekonomian  di  masing-masing  provinsinya,"  katanya  ditemui  di  Jakarta,  Rabu
              (28/10/2020).

              Ida  menambahkan,  keputusan  upah  minimum  2021  yang  ditetapkan  setara  dengan  upah
              minimum tahun ini telah melibatkan diskusi dengan Dewan Pengupahan Nasional (Depenas).

              Bahkan,  keputusan  upah  minimum  tersrbut  Depenas  juga  menerima  usulan  dari  Dewan
              Pengupahan di daerah.

              "Saya kira dewan pengupahan daerah juga akan dilibatkan dalam merumuskan upah minimum
              provinsi. Karena ketika kami mendiskusikan dewan pengupahan nasional itu sebenarnya juga
              berdasarkan masukan dari berbagai pengurus dewan pengupahan daerah," ujarnya.

              Sementara  itu,  keputusan  upah  minimum  tahun  depan  tidak  naik  ini  menurut  Ida,  dilandasi
              pertumbuhan ekonomi triwulan II 2020 yang tumbuh minus 5,32 persen.

              Kemudian, berdasarkan data analisis dari hasil survei dampak Covid-19 terhadap pelaku usaha
              yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat 85 persen perusahaan cenderung
              mengalami penurunan pendapatan.

              Terdiri atas 53,17 persen usaha menengah dan besar dan 62,21 persen usaha mikro dan kecil
              menghadapi kendala keuangan terkait pegawai dan operasional.
              "Itu  beberapa  survei  yang  menjadi  latar  belakang  Kenapa  dikeluarkannya  SE  tersebut.  Jadi
              intinya  sebagian  besar  perusahaan  tidak  mampu  membayar  upah  meskipun  sebatas  upah
              minimum yang berlaku saat ini. Kondisi itu kami bicarakan dalam forum yang ada di Dewan
              Pengupahan Nasional," katanya.
              Konfederasi  Serikat  Pekerja  Indonesia  (KSPI)  menyesalkan  sikap  Menteri  Ketenagakerjaan
              dengan mengeluarkan Surat Edaran (SE) kepada para gubernur untuk melakukan penyesuaian
              penetapan upah minimum tahun 2021 sama dengan nilai upah minimum tahun 2020.

              Said meminta pemerintah bisa bersikap lebih adil, dengan tetap menaikkan upah minimum 2021.
              Tetapi bagi perusahaan yang tidak mampu maka dapat melakukan penangguhan dengan tidak
              menaikan upah minimum setelah berunding dengan serikat pekerja di tingkat perusahaan dan
              melaporkannya ke Kemenaker.



























                                                          1009
   1005   1006   1007   1008   1009   1010   1011   1012   1013   1014   1015