Page 1035 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1035

"Penyaluran  termin  kedua  ini  akan  ditargetkan  akan  dimulai  pada  minggu  pertama  bulan
              November 2020. Saya sampaikan bahwa dibagi menjadi dua termin, termin pertama untuk dua
              bulan subsidi gaji Rp1,2 juta, termin kedua Rp1,2 juta untuk bulan November dan Desember,"
              kata kata Menaker Ida.

              Sebelumnya pemerintah sudah menyalurkan subsidi gaji atau upah gelombang pertama untuk
              September  dan  Oktober  sebesar  Rp1,2  juta  kepada  pekerja  yang  terdaftar  di  BPJS
              Ketenagakerjaan.

              Berdasarkan  data  dari  Kemnaker  per  23  Oktober  2020  pukul  11.28  WIB,  berikut  update
              penyaluran BLT upah gelombang 1: - Tahap I - 2.485.687 (99,43%) - Tahap II - 2.981.531
              (99,38%) - Tahap III - 3.476.120 (99,32%) - Tahap IV - 2.647.121 (95,04%) - Tahap V - 602.468
              (97.39%) Sementara untuk realisasi anggaran penyaluran subsidi gaji atau upah gelombang 1:
              - Tahap I - Rp2.9882.824.400.000 (99,43%) - Tahap II - Rp3.577.838.200.000 (99,38%) - Tahap
              III - Rp4.171.344.000.000 (99,32%) - Tahap IV - Rp3.176.545.200.000 (95,04%) - Tahap V -
              Rp722.961.600.000 (97.39%) Dana BLT upah berasal dari anggaran pendapatan dan belanja
              negara (APBN) bukan bersumber dari uang para pekerja yang ada di BPJS Ketenagakerjaan.
              Subsidi gaji ditujukan meningkatkan daya beli masyarakat di tengah tekanan pandemi Covid-19.
              Syarat untuk mendapatkan subside gaji ini adalah pekerja dengan upah di bawah Rp5 juta per
              bulan.

              Selain  itu,  Anda  juga  harus  terdaftar  sebagai  peserta  aktif  BPJS  Ketenagakerjaan.  Pekerja
              tersebut  merupakan  Warga  Negara  Indonesia  yang  dibuktikan  dengan  Nomor  Induk
              Kependudukan, peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan, dan memiliki rekening
              bank yang aktif.

              Belum Dapat BLT Upah Gelombang 1? Jika hingga saat ini Anda belum menerima BLT upah BPJS
              Ketenagakerjaan, Anda bisa menghubungi HRD tempat Anda bekerja apakah nomor rekening
              Anda sudah didaftarkan atau belum.

              Selain itu Anda juga bisa mengecek apakah Anda penerima bansos upah ini dengan mengunjungi
              www.kemnaker.go.id. Cara ceknya dalah dengan memilih bagian menu pilih DAFTAR, lalu klik
              DAFTAR SEKARANG.

              Lengkapi pendaftaran akun yang terdiri dari dua bagian yakni Biodata dan Akun. Pada bagian
              Biodata, isi Nomor Induk Kependudukan dan nama bapak atau ibu kandung.

              Lalu  pada  bagian  Akun,  isi  alamat  email,  nomor  handphone,  password,  dan  klik  DAFTAR
              SEKARANG. Selanjutnya kode OTP sebanyak 6 digit akan dikirim ke nomor handphone Anda.

              Aktivasi  akun  dengan  memasukan  kode  OTP  yang  dikirim  ke  handphone,  klik  AKTIVASI
              SEKARANG. Setelah itu, buka kembali kemnaker.go.id. Lalu pilih MASUK.

              Dalam jendela tersebut, masukan nomor KTP, ponsel atau email dan password dan klik MASUK
              SEKARANG. Lengkapi profil dengan cara memasang foto profil, status pernikahan dan tipe lokasi.

              Setelah berhasil, kunjungi profil. Jika Anda termasuk dalam penerima bantuan subsidi upah maka
              akan tercantuk pemberitahuan berikuti ini: "Kamu telah terdaftar di BPJS Naker untuk diusulkan
              sebagai penerima bantuan." Jika sudah terdaftar tetapi belum menerima anda bisa adukan ke
              bantuan.kemnaker.go.id atau menghubungi nomor telepon (021) 508 16000 dan WA di nomor
              08119303305.





                                                          1034
   1030   1031   1032   1033   1034   1035   1036   1037   1038   1039   1040