Page 1042 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1042
Judul 18 Provinsi Kompak Tak Naikkan Upah Minimum Tahun Depan
Nama Media detik.com
Newstrend Peraturan Upah Minimum
Halaman/URL https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/5232501/18-provinsi-
kompak-tak-naikkan-upah-minimum-tahun-depan
Jurnalis Trio Hamdani
Tanggal 2020-10-28 17:12:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Ida Fauziyah (Menaker) Terkait dengan upah minimum provinsi sampai tadi malam
sudah ada 18 provinsi yang mereka akan mengikuti Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan
positive - Ida Fauziyah (Menaker) Mungkin teman-teman juga sudah membaca, kami di situ, di
surat edaran tersebut kami menyampaikan latarbelakang kenapa SE itu dikeluarkan, tidak lain
dan tidak bukan karena dilatarbelakangi dengan menurunnya kondisi perekonomian Indonesia
serta ketenagakerjaan pada masa pandemi COVID-19
positive - Ida Fauziyah (Menaker) Penetapan upah minimum tahun 2021 mempertimbangkan
kondisi perekonomian Indonesia pada masa pandemi COVID-19 dan perlunya pemulihan
ekonomi nasional, diminta kepada gubernur untuk (1) melakukan penyesuaian penetapan nilai
upah minimum tahun 2021 sama dengan nilai upah minimum tahun 2020
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyebut ada 18 provinsi yang sudah sepakat
untuk tidak menaikkan upah minimum pada 2021 . Namun dirinya belum menjelaskan secara
rinci 18 provinsi yang dimaksud.
Tapi artinya kepala daerah di 18 provinsi sudah dipastikan akan mengikuti Surat Edaran Menteri
Ketenagakerjaan Nomor M/ll/HK.04/X/2020 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 Pada
Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).
18 PROVINSI KOMPAK TAK NAIKKAN UPAH MINIMUM TAHUN DEPAN
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyebut ada 18 provinsi yang sudah sepakat
untuk tidak menaikkan upah minimum pada 2021 . Namun dirinya belum menjelaskan secara
rinci 18 provinsi yang dimaksud.
1041

