Page 1044 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1044

Judul               18 Provinsi Patuh pada Menaker Ida Soal UMP yang Tak Naik
                Nama Media          sindonews.com
                Newstrend           Peraturan Upah Minimum
                Halaman/URL         https://ekbis.sindonews.com/read/212000/34/18-provinsi-patuh-pada-
                                    menaker-ida-soal-ump-yang-tak-naik-1603876246
                Jurnalis            Suparjo Ramalan
                Tanggal             2020-10-28 17:03:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Kementerian Ketenagakerjaan
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Narasumber

              negative - Ida Fauziyah (Menaker) PP tersebut bersumber dari UU Nomor 13 Tahun 2003, UU
              ini didesain dalam kondisi yang tidak memprediksi terjadinya pandemi Covid-19



              Ringkasan
              JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, ada 18 Provinsi yang
              bersedia mengikuti Surat Edaran (SE) Menaker perihal ketentuan upah minimum provinsi (UMP)
              2021 . Dalam SE itu tertera besaran upah tahun depan dipastikan tak naik, alias tetap sama
              dengan 2020. ( Dia juga memberikan alasan bahwa kebijakan tersebut ditempuh karena melihat
              banyak perusahaan yang tidak bisa memenuhi atau menaikkan uupah minimum provinsi karena
              masih terdampak pandemi Covid-19.


              18 PROVINSI PATUH PADA MENAKER IDA SOAL UMP YANG TAK NAIK


              - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, ada 18 Provinsi yang bersedia
              mengikuti Surat Edaran (SE) Menaker perihal ketentuan upah minimum provinsi (UMP) 2021 .
              Dalam SE itu tertera besaran upah tahun depan dipastikan tak naik, alias tetap sama dengan
              2020. ( Dia juga memberikan alasan bahwa kebijakan tersebut ditempuh karena melihat banyak
              perusahaan yang tidak bisa memenuhi atau menaikkan uupah minimum provinsi karena masih
              terdampak pandemi Covid-19.

              Selain itu, kebijakan untuk tidak menaikan UMP 2021 pun menggunakan kebutuhan hidup layak
              (KHL) sebagaimana ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 78 2015.

              "PP tersebut bersumber dari UU Nomor 13 Tahun 2003, UU ini didesain dalam kondisi yang tidak
              memprediksi  terjadinya  pandemi  Covid-19,"  ujar  Ida  dalam  konferensi  pers,  Jakarta.
              (Sayangnya, Menteri Ida tidak merinci provinsi mana saja yang mengkuti ketentuan tersebut.

              Sayangnya, Menteri Ida tidak merinci provinsi mana saja yang mengkuti ketentuan tersebut.
              (uka).
                                                          1043
   1039   1040   1041   1042   1043   1044   1045   1046   1047   1048   1049