Page 1043 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1043

Tapi artinya kepala daerah di 18 provinsi sudah dipastikan akan mengikuti Surat Edaran Menteri
              Ketenagakerjaan Nomor M/ll/HK.04/X/2020 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 Pada
              Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

              "Terkait dengan upah minimum provinsi sampai tadi malam sudah ada 18 provinsi yang mereka
              akan mengikuti Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan," kata Ida di Jakarta, Rabu (28/10/2020).

              Dirinya  menekankan  bahwa  keputusan  yang  dituangkan  dalam  SE  tersebut  sudah
              memperhitungkan kondisi ekonomi dan ketenagakerjaan di tengah pandemi COVID-19 ini.

              "Mungkin  teman-teman  juga  sudah  membaca,  kami  di  situ,  di  surat  edaran  tersebut  kami
              menyampaikan  latarbelakang  kenapa  SE  itu  dikeluarkan,  tidak  lain  dan  tidak  bukan  karena
              dilatarbelakangi  dengan  menurunnya  kondisi  perekonomian  Indonesia  serta  ketenagakerjaan
              pada masa pandemi COVID-19," paparnya.

              Ida, dalam SE yang dikeluarkan memutuskan untuk tidak menaikkan upah minimum 2021 . Upah
              minimum tahun depan diputuskan sama dengan tahun ini.

              "Penetapan  upah  minimum  tahun  2021  mempertimbangkan kondisi perekonomian  Indonesia
              pada  masa  pandemi  COVID-19  dan  perlunya  pemulihan  ekonomi  nasional,  diminta  kepada
              gubernur untuk (1) melakukan penyesuaian penetapan nilai upah minimum tahun 2021 sama
              dengan  nilai  upah  minimum  tahun  2020,"  kata  Ida  melalui  SE  tersebut  dikutip  Selasa
              (27/10/2020).

              Poin 2 meminta gubernur melaksanakan penetapan upah minimum setelah tahun 2021 sesuai
              ketentuan  peraturan  perundang-undangan.  Poin  3  menetapkan  dan  mengumumkan  upah
              minimum provinsi tahun 2021 pada tanggal 31 Oktober 2020.

              Berdasarkan pemantauan pada hari Selasa, 27 Oktober 2020, Pk. 16.35 WIB, beberapa daerah
              telah melaksanakan sidang dewan pengupahan provinsi dalam rangka persiapan penetapan UM
              tahun  2021  yang  telah  menghasilkan  kesepakatan  akan  melaksanakan  SE  Menteri
              Ketenagakerjaan. Daerah tersebut yaitu: 1) Jawa Barat 2) Banten 3) Bali 4) Aceh 5) Lampung
              6) Bengkulu 7) Kepulauan Riau 8) Bangka Belitung 9) Nusa Tenggara Barat 10) Nusa Tenggara
              Timur 11) Sulawesi Tengah 12) Sulawesi Tenggara 13) Sulawesi Barat 14) Maluku Utara 15)
              Kalimantan Barat 16) Kalimantan Timur 17) Kalimantan Tengah 18) Papua.
































                                                          1042
   1038   1039   1040   1041   1042   1043   1044   1045   1046   1047   1048