Page 1045 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1045

Judul              Menaker: 18 Provinsi Tak Lakukan Kenaikan UMP 2021
                Nama Media         okezone.com
                Newstrend          Peraturan Upah Minimum
                Halaman/URL        https://economy.okezone.com/read/2020/10/28/320/2300865/menaker-
                                   18-provinsi-tak-lakukan-kenaikan-ump-2021
                Jurnalis           Suparjo Ramalan,
                Tanggal            2020-10-28 16:44:00
                Ukuran             0
                Warna              Warna
                AD Value           Rp 17.500.000
                News Value         Rp 52.500.000
                Kategori           Kementerian Ketenagakerjaan
                Layanan            Korporasi
                Sentimen           Positif



              Narasumber

              negative - Ida Fauziyah (Menaker) PP tersebut bersumber dari UU Nomor 13 Tahun 2003, UU
              ini didesain dalam kondisi yang tidak memprediksi terjadinya pandemi Covid-19



              Ringkasan
              Ada 18 Provinsi yang bersedia mengikuti Surat Edaran (SE) Menaker perihal ketentuan upah
              minimum provinsi (UMP) 2021. Di mana, standar upah tahun depan dipastikan tak naik alias
              tetap sama dengan 2020.

              Menteri  Ketenagakerjaan  (Menaker)  Ida  Fauziyah  mengatakan,  hingga  Selasa  malam  tadi
              (28/10/2020) sudah ada 18 provinsi yang bersedia mengikuti Surat Edaran tetsebut.



              MENAKER: 18 PROVINSI TAK LAKUKAN KENAIKAN UMP 2021

              Ada 18 Provinsi yang bersedia mengikuti Surat Edaran (SE) Menaker perihal ketentuan upah
              minimum provinsi (UMP) 2021. Di mana, standar upah tahun depan dipastikan tak naik alias
              tetap sama dengan 2020. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, hingga
              Selasa malam tadi (28/10/2020) sudah ada 18 provinsi yang bersedia mengikuti Surat Edaran
              tetsebut.

              "PP tersebut bersumber dari UU Nomor 13 Tahun 2003, UU ini didesain dalam kondisi yang tidak
              memprediksi  terjadinya  pandemi  Covid-19,"  ujar  Ida  dalam  konferensi  pers,  Jakarta,  Rabu
              (28/10/2020).

              Dia  juga  memberikan  alasan  bahwa  kebijakan  tersebut  ditempu  karena  melihat  banyak
              perusahaan yang tidak bisa memenuhi atau menaikan uupah minimum provinsi karena masih
              terdampak pandemi Covid-19.

              Selain  itu,  kebijakan  untuk  tidak  menaikan  UMP  2021  pun  menggunakan  KHL  sebagaimana
              ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 78 2015. (rzy).
                                                          1044
   1040   1041   1042   1043   1044   1045   1046   1047   1048   1049   1050