Page 1101 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1101

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah mengungkapkan, pencairan subsidi gaji gelombang 2
              akan segera dilakukan oleh pemerintah dalam waktu dekat ini.
              "Ditargetkan minggu pertama November 2020 (mulai ditransfer)," kata Menaker melalui akun
              Youtube BNPB Indonesia, Selasa (27/10/2020), dikutip dari Kompas.com .

              Ida menjelaskan, bantuan subsidi gaji kepada 12,4 juta pekerja swasta yang telah tervalidasi
              oleh BPJS Ketenagakerjaan ini dibagi dalam dua tahap penyaluran.

              Termin pertama, yakni bulan September-Oktober, disalurkan subsidi gaji sebesar Rp 1,2 juta.
              Selanjutnya termin kedua, disalurkan subsidi gaji untuk bulan November dan Desember dengan
              nominal yang sama sehingga total selama 4 bulan sebesar Rp 2,4 juta.

              Sementara itu, berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) per 23 Oktober
              2020, penyaluran subsidi gaji atau upah secara total telah mencapai 98,30 persen atau setara
              12,19 juta pekerja yang telah menerimanya.

              Rincian untuk penyaluran subsidi gaji termin pertama, tahap I mencapai 99,43 persen, tahap II
              99,38  persen,  tahap  III  99,32  persen, tahap  IV  95,04  persen, dan tahap  V  mencapai  97,39
              persen.

              "Saya akan memberikan update mengenai subsidi gaji atau upah." "Realisasi penyaluran termin
              I  bantuan  subsidi  gaji  atau  upah  per  23  Oktober  2020,  telah  mencapai  12.192.927  orang
              pekerja." "Kalau dipersentase sudah mencapai 98,30 persen atau senilai Rp 14,6 triliun," ujarnya.

              Bantuan subsidi gaji /upah sebesar Rp 600 ribu diberikan selama empat bulan, sehingga secara
              total penerima akan mendapat Rp 2,4 juta per orang.

              Bantuan ini disalurkan dalam dua termin masing-masing sejumlah Rp 1,2 juta.

              Syarat Dapat Bantuan Subsidi Gaji Rp 600 Ribu

              1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan adanya Nomor Induk Kependudukan
              (NIK).

              2. Terdaftar sebagai peserta aktif di BPJS Ketenagakerjaan

              3. Status pekerjaan yakni pekerja/buruh dan menerima gaji/upah.
              4. Tenggat waktu kepersertaan di BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan Juni 2020.


              5. Besaran iuran progam Jamsos Ketenagakerjaan di bawah Rp 5 juta.
              6. Memiliki rekening bank aktif.

              Lantas,  bagaimana  cara  mengecek  nama  kita  terdaftar  di  BPJS  Ketenagakerjaan?  Berikut
              beberapa metode untuk cek kepesertaan di BPJS Ketenagakerjaan

              1.  Via  website  Cara  cek  status  kepesertaan  dan  saldo  bisa  dilakukan  melalui  laman
              sso.bpjsketenagakerjaan.go.id .
              Apabila belum terdaftar di laman tersebut, bisa melakukan registrasi dengan cara: - Masuk ke
              laman https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/ .

              - Pilih menu registrasi.




                                                          1100
   1096   1097   1098   1099   1100   1101   1102   1103   1104   1105   1106