Page 1122 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1122

UMP 2021 TAK NAIK, HATI-HATI DAYA BELI MAKIN LESU

              Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah telah menerbitkan Surat Edaran (SE) yang
              ditujukan  kepada  Gubernur  se-Indonesia.  Di  mana,  dalam  SE  tersebut  menyatakan  Upah
              Minimum tahun 2021 tidak berubah.

              Menanggapi hal tersebut, Pengamat Ekonomi Bhima Yudhistira mengatakan, jika upah minimum
              tidak naik maka efek ke daya beli buruh akan sulit pulih dalam waktu cepat. Padahal fungsi upah
              minimum itu untuk perlindungan bagi pekerja terutama dari kalangan yang paling bawah.

              "Jadi dengan tekanan ekonomi seperti saat ini, sebaiknya pemerintah mendorong kenaikan upah
              minimum. Persoalan besaran kenaikan tentu harus mempertimbangkan indikator ekonomi dan
              forum  tripartit  dimana  pemerintah  berfungsi  sebagai  mediator,"  kata  Bhima  saat  dihubungi,
              Jakarta, Rabu (28/10/2020).

              Menurut dia sejauh ini pemerintah melalui kementerian tenaga kerja berpihak kepada pengusaha
              dan  tidak  memposisikan  diri  sebagai  mediator  antara  kepentingan  pengusaha  dan  pekerja.
              Sebelumnya sudah keluar adanya Surat Edaran Menaker Nomor M/6/HI.00.01/V/2020 membuka
              peluang THR tak dibayar tepat waktu oleh pengusaha.

              "Kado lain bagi pekerja adalah UU Cipta Kerja dimana banyak hak pekerja yang berkurang dan
              memberi ketidakpastian kerja (job uncertainty)," ungkap Bhima. Jadi kalau sekarang ditambah
              upah  minimum  tidak  naik,  maka  ini  strategi  yang  salah  untuk  perlindungan  pekerja  dan
              pemulihan ekonomi.

              Logikanya,  sambung  Bhima,  upah  minimum  bertujuan  untuk  melindungi  buruh  yang  rentan.
              Sementara pemerintah proyeksikan inflasi tahun 2020 dikisaran 3%. Kalau inflasi naik, tapi upah
              minimum  tidak  naik  maka  pekerja  rentan  akan anjlok  daya beli  nya. "Ini  berpengaruh  pada
              konsumsi agregat tahun 2021. Konsumsi punya peran penting pada PDB, sehingga diproyeksikan
              ekonomi masih akan alami kontraksi," jelas dia.
              Harusnya pemerintah belajar dari negara lain, di AS saja negara yang kapitalis liberal, presiden
              Trump sedang perjuangkan kenaikan upah minimum federal sebesar USD15 per jam. "Indonesia
              kan  negara  pancasilais,  harusnya  ada  keberpihakan  yang  lebih  besar  bagi  pekerja  rentan
              khususnya dalam menghadapi masa pandemi dan resesi ekonomi," imbuh dia.
              Dia  menanyakan  apakah  bantuan  sosial  bisa  menggantikan  tidak  naiknya  upah  minimum?
              Jawabannya tidak bisa. Masalah utama terletak pada rendahnya belanja jaminan sosial dari PDB
              yang hanya 2,1%." Jauh dibawah negara tetangga. bahkan timor leste memiliki 13,8% dari PDB.
              Oleh karena itu kesimpulannya tetap harus didorong kenaikan upah minimum," jelas dia.

              (rzy).




















                                                          1121
   1117   1118   1119   1120   1121   1122   1123   1124   1125   1126   1127