Page 1118 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1118

Hal  itu  tertuang  dalam  Surat  Edaran  Nomor  M/11/HK.04/X/2020  tentang  Penetapan  Upah
              Minimum Tahun 2021 pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
              Alasan pemerintah tidak menaikkan upah minimum 2021 karena kondisi ekonomi Indonesia saat
              ini  dalam  masa  pemulihan.  Menurut  pemerintah,  kenaikan  upah  tahun  2021  justru  akan
              memberatkan dunia usaha.

              "Dalam rangka memberikan perlindungan dan kelangsungan bekerja bagi pekerja/buruh serta
              menjaga kelangsungan usaha, perlu dilakukan penyesuaian terhadap penetapan upah minimum
              pada situasi pemulihan ekonomi di masa pandemi covid-19," kata Ida dalam surat edarannya.

              Upah Minimum 2021 Tidak Naik, Tanggapan Serikat Buruh hingga Pengamat Ketenagakerjaan
              Sebelumnya,  Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah,  memastikan  tak  ada  kenaikan  upah
              minimum  di  tahun  depan,  baik  upah  minimum  provinsi  (  UMP)  maupun  upah  minimum
              kabupaten/kota ( UMK).

              Hal  itu  tertuang  dalam  Surat  Edaran  Nomor  M/11/HK.04/X/2020  tentang  Penetapan  Upah
              Minimum Tahun 2021 pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

              Alasan pemerintah tidak menaikkan upah minimum tahun depan yakni karena kondisi ekonomi
              Indonesia saat ini dalam masa pemulihan. Menurut pemerintah, kenaikan upah tahun 2021 justru
              akan memberatkan dunia usaha.

              "Dalam rangka memberikan perlindungan dan kelangsungan bekerja bagi pekerja/buruh serta
              menjaga kelangsungan usaha, perlu dilakukan penyesuaian terhadap penetapan upah minimum
              pada situasi pemulihan ekonomi di masa pandemi covid-19," kata Ida dalam surat edarannya.

              Surat edaran tersebut diteken pada 26 Oktober 2020. Dengan begitu, upah minimum tahun
              depan sama dengan tahun ini, atau tidak mengalami kenaikan ataupun penurunan.
              Menaker  Tak  Adil  Deputi  Presiden  Bidang  Konsolidasi  Dewan  Eksekutif  Nasional  Konfederasi
              Serikat  Buruh  Seluruh  Indonesia  (DEN  KSBSI)  Surnadi,  menyoroti  keputusan  Menteri
              Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, yang tidak menaikkan Upah Minimum Tahun 2021.

              Menurutnya, pemerintah memiliki kecenderungan berpihak hanya pada pengusaha.

              Hal itu didasari dengan hasil dialog Dewan Pengupahan SE Indonesia pada 15-17 Oktober 2020
              di Hotel Harris Kembangan, di mana ada 2 keputusan yakni :

              1.Ump /UMK/umsp/umsk penetapannya diserahkan ke masing masing wilayah. Rekomendasi
              Dewan Pengupahan unsur SP/SB (serikat pekerja atau seriat buruh).

              2. Penetapan upah 2021 sama dengan tahun 2020 usulan Apindo/Kadin.

              "Ada dua rekomendasi usulan itu. Tiba-tiba ada Surat Edaran yang menyatakan upah tahun 2021
              tidak naik," kata dia saat dihubungi Tribunnews.com, Selasa (27/10/2020).

              "Atinya  menaker  hanya  mementingkan  usulannya  Apindo  saja.  Ini  yang  buruh  tidak  pernah
              harapkan. Mestinya menaker mengakomodir kepentingan buruh juga. Eggak boleh sepihak ini
              namanya tidak adil," sambung dia.
              Ia melanjutkan, pandemi Covid-19 tidak sama sekali tidak diharapkan buruh.

              Namun,  pemerintah  tetap  bisa  mempertimbangkan  adanya  kenaikan  upah  minimum  tahun
              depan, dengan melihat kondisi di mana masih ada 11 sektor yang masih beroperasi saat Covid-
              19.


                                                          1117
   1113   1114   1115   1116   1117   1118   1119   1120   1121   1122   1123