Page 1163 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1163
Ariza menjelaskan, penetapan itu mengikuti keputusan pemerintah pusat yang
mempertimbangkan kondisi perekonomian di masa pandemi Covid-19 dan perlunya pemulihan
ekonomi nasional.
"Kami hormati keputusan yang diambil sementara keputusannya seperti tahun lalu. Itu yang
kami hormati, kami hargai, kami laksanakan." ujar Ariza.
Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah resmi memutuskan tidak ada kenaikan UMP
pada 2021.
Keputusan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menaker Nomor M/11/HK.04/X/2020 tentang
Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 pada masa Pandemi Covid-19.
Ida mengatakan, keputusan ini mempertimbangkan kondisi perekonomian di masa pandemi dan
perlunya pemulihan ekonomi nasional. Gubernur pun diminta melakukan tiga kebijakan di daerah
mereka.
Kebijakan pertama yaitu melakukan penyesuaian penetapan upah minimum 2021.
Kedua, melaksanakan penetapan upah minimum setelah 2021 sesuai ketentuan perundang-
undangan.
Ketiga, mengumumkan UMP 2021 pada 31 Oktober 2020.
(mcr1/jpnn).
1162

