Page 1209 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1209

BLT GAJI RP 600 RIBU/BULAN DITRANSFER LAGI MINGGU DEPAN

              Bantuan  subsidi  upah  /gaji  Rp  600  ribu/bulan  kembali  ditransfer  mulai  awal  November  alias
              pekan depan.

              BLT gaji akan langsung ditransfer untuk 2 bulan, yakni Rp 1,2 juta.

              Menteri  Ketenagakerjaan  (Menaker)  Ida  Fauziyah  menjelaskan  bahwa  bantuan  subsidi  gaji
              ditransfer ke masing-masing peserta dalam 2 termin. Termin pertama sudah dimulai sejak akhir
              Agustus dan prosesnya masih berlangsung hingga kini.
              "Termin pertama sudah kita salurkan dan termin kedua akan kita salurkan pada awal November
              2020," kata dia melalui saluran YouTube BNPB Indonesia, Selasa (27/10/2020).

              Ida juga menyinggung mengenai upah minimum tahun depan yang diputuskan tidak naik. Dia
              memastikan pemerintah tetap memerhatikan daya beli pekerja melalui BLT gaji dengan total
              nilai Rp 2,4 juta.

              "Pemerintah akan tetap memerhatikan kemampuan daya beli para pekerja melalui subsidi upah
              yang sudah saya sampaikan tadi. Sesungguhnya bantalan sosialnya sudah kita siapkan, sudah
              disiapkan oleh pemerintah. Jadi pemerintah tidak begitu saja menetapkan (upah minimum) itu
              karena ada beberapa langkah yang sudah dilakukan oleh pemerintah," paparnya.

              Bagaimana progres termin pertama? 1. Ida menjelaskan per 23 Oktober, bantuan subsidi gaji
              termin  I  atau  periode  bantuan  September-Oktober  yang  sudah  sampai  ke  peserta,  tahap  I
              99,43%, tahap II 99,38%, tahap III 99,32%, tahap IV 95,04%, dan tahap V 97,39%.

              Secara keseluruhan, BLT gaji ini sudah tersalurkan kepada 12.192.927 pekerja atau sebesar
              98,30% dari target 12.403.896 orang yang memenuhi persyaratan.

              Direktur  Kelembagaan  Kerja  sama  Hubungan  Industrial  (KKHI)  Kemnaker,  Aswansyah  pada
              kesempatan sebelumnya mengatakan ada 152.220 pekerja yang belum menerima subsidi gaji.
              "Ada beberapa penerima bantuan ini masih belum tersalurkan dikarenakan misalnya rekeningnya
              tidak aktif, rekeningnya diblokir, nama penerima bantuan di NIK dan di rekening itu berbeda.
              Nah itu yang jadi hambatan. Terus selanjutnya juga ada rekening yang belum dikliring oleh BI.
              Itu juga terjadi," kata dia melalui saluran YouTube FMB9ID_IKP, Senin (26/10/2020).
              Berdasarkan data yang dia sajikan ada 3 rekening dengan masalah duplikasi, 12.431 rekening
              yang  sudah  ditutup,  2.019  rekening  pasif,  131.481  rekening  tidak  valid,  5.739  rekening
              dibekukan, 445 rekening tidak sesuai dengan NIK, dan 102 rekening tidak terdaftar di kliring.

              "Strategi apa yang kita lakukan apabila rekening-rekening yang kita dapatkan dari teman-teman
              Himbara (bank BUMN penyalur) terjadi duplikasi, tidak aktif, tidak valid dan selanjutnya? itu kami
              meminta klarifikasi perbaikan kepada BPJS Ketenagakerjaan yang mana kami beri waktu selama
              10 hari," paparnya.
              Setelah  data-data  itu  dikembalikan  ke  BPJS  Ketenagakerjaan  dan  selesai  diperbaiki  akan
              diteruskan kepada Kemnaker untuk kembali diserahkan ke bank untuk disalurkan.











                                                          1208
   1204   1205   1206   1207   1208   1209   1210   1211   1212   1213   1214