Page 1240 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1240

"Ini logika yang terbalik, justru dalam situasi pandemi itu, buruh harus betul-betul diperhatikan
              bagaimana  tingkat  kesejahteraannya,  bukan  malah  dikorbankan,"  ujar  Jumisih  kepada
              Kompas.com, Selasa (27/10/2020) malam.

              Jumisih menegaskan posisi buruh dalam keputusan ini adalah korban dari kebijakan yang justru
              berpihak kepada korporasi.

              Padahal, kata dia, selama ini korporasi telah meraup untung besar setelah menjalankan bisnisnya
              selama berpuluh-puluh tahun.

              Apalagi, lanjut dia, selama pandemi terjadi pemerintah sudah memberikan keleluasaan besar
              kepada korporasi.

              Keleluasaan  itu  mulai  dari  jaminan  kredit  hingga  sejumlah  kebijakan  yang  meringankan
              pengusaha.
              Karena itu, terang dia, keputusan tak menaikan upah justru semakin menunjukkan pemerintah
              hanya berpihak kepada pengusaha.

              Ia menegaskan, keberpihakan pemerintah kepada pengusaha sangat berbanding terbalik dengan
              kebijakan terhadap buruh.

              "Katanya  buruh  ini  adalah  sokogurunya  ekonomi,  tetapi  dalam  praktiknya  tidak  mendapat
              perhatian dari negara," tegas dia.

              Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah memastikan tak ada kenaikan upah minimum
              di tahun depan, baik upah minimum provinsi (UMP) maupun upah minimum  kabupaten/kota
              (UMK).

              Hal  itu  tertuang  dalam  Surat  Edaran  Nomor  M/11/HK.04/X/2020  tentang  Penetapan  Upah
              Minimum Tahun 2021 pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 ( Covid-19).

              Alasan  pemerintah  tidak  menaikkan  upah  minimum  2021  yakni  karena  kondisi  ekonomi
              Indonesia saat ini dalam masa pemulihan. Menurut pemerintah, kenaikan upah tahun 2021 justru
              akan memberatkan dunia usaha.

              "Dalam rangka memberikan perlindungan dan kelangsungan bekerja bagi pekerja/buruh serta
              menjaga kelangsungan usaha, perlu dilakukan penyesuaian terhadap penetapan upah minimum
              pada situasi pemulihan ekonomi di masa pandemi covid-19," kata Ida dalam surat edarannya
              seperti dikutip pada Selasa (27/10/2020).

              Dengan  begitu,  upah  minimum  tahun  depan  sama  dengan  tahun  ini,  atau  tidak  mengalami
              kenaikan ataupun penurunan.

              Ida meminta gubernur untuk melaksanakan penetapan upah minimum setelah tahun 2021 sesuai
              ketentuan peraturan perundang-undangan.

              Selanjutnya, upah minimum 2021 ini secara resmi akan ditetapkan dan diumumkan oleh semua
              pemerintah daerah pada akhir Oktober 2020.

              "Mempertimbangkan  kondisi  perekonomian  Indonesia  pada  masa  pandemi  Covid-19  dan
              perlunya  pemulihan  ekonomi  nasional,  diminta  kepada  Gubernur  untuk:  1.  melakukan
              penyesuaian  penetapan  nilai  upah  minimum  Tahun  2021  sama  dengan  nilai  Upah  Minimum
              Tahun 2020," kata Ida.




                                                          1239
   1235   1236   1237   1238   1239   1240   1241   1242   1243   1244   1245