Page 1261 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1261
Judul Tahun Depan Upah Minimum Tak Naik
Nama Media Jawa Pos
Newstrend Peraturan Upah Minimum
Halaman/URL Pg1&15
Jurnalis FAL
Tanggal 2020-10-28 06:12:59
Ukuran 385x189mmk
Warna Hitam/Putih
AD Value Rp 167.475.000
News Value Rp 1.674.750.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Ida Fauziyah (Menaker) Ini jalan tengah yang harus diambil pemerintah dalam kondisi
yang sulit dan tidak mudah
neutral - Ida Fauziyah (Menaker) Sesungguhnya bantalan sosial sudah disediakan pemerintah.
Jadi, pemerintah tidak begitu saja menetapkan itu karena ada beberapa langkah yang sudah
dilakukan
negative - Anwar Sanusi (Sekjen Kementerian Ketenagakerjaan) Tidak ada kenaikan, tidak ada
penurunan
neutral - Sri Mulyani Indrawati (Menteri Keuangan) Ini harus jadi perhatian. Ini berarti sektor
usaha masih dalam situasi yang sangat tertekan dan masyarakat juga tertekan. Dengan begitu,
kita harus sama-sama menjaganya agar bisa pulih dengan tidak menimbulkan trigger yang
berdampak pada yang lain (PHK)
positive - Sri Mulyani Indrawati (Menteri Keuangan) Itu adalah untuk berbagai macam bantuan
langsung kepada masyarakat, yang diharapkan bisa membantu daya beli. Termasuk bantuan
gaji kepada mereka yang berpendapatan di bawah Rp 5 juta
Ringkasan
Sudah jatuh tertimpa tangga. Begitu situasi yang dihadapi pekerja atau buruh saat ini. Setelah
pengesahan omnibus law UU Cipta Kerja yang dipandang tak berpihak pada kelompok pekerja,
kini mereka harus menerima kenyataan bahwa tak ada kenaikan upah minimum tahun depan.
Ketetapan tersebut disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah melalui Surat
Edaran (SE) Nomor M/l l/HK.04/2020 yang diterbitkan Senin malam (26/10). SE yang ditujukan
kepada gubernur se-Indonesia itu mengatur penetapan upah minimum 2021 pada masa pandemi
corona virus disease 2019 (Covid-19)
1260

