Page 1266 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1266

Judul               Upah Minimum Tidak Naik, Pekerja Kecewa
                Nama Media          sindonews.com
                Newstrend           Peraturan Upah Minimum
                Halaman/URL         https://nasional.sindonews.com/read/210890/16/upah-minimum-tidak-
                                    naik-pekerja-kecewa-1603804231
                Jurnalis            Koran SINDO
                Tanggal             2020-10-28 06:08:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Dirjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif



              Ringkasan

              AKUMULASI kekecewaan para pekerja kepada pemerintah semakin lengkap. Belum usai aksi
              protes  terhadap  pengesahan  Undang-Undang  (UU)  Omnibus  Law  Cipta  Kerja  yang  belum
              membuahkan hasil, kini muncul masalah baru lagi dengan keputusan pemerintah yang tidak
              menaikkan upah minimum pada tahun depan. Ini seperti menginjeksi para pekerja melakukan
              aksi demo secara besar-besaran dengan dua isu utama, yakni cabut UU Omnibus Law Cipta Kerja
              dan  tolak  keputusan  pemerintah  yang  tidak  menaikkan  upah  minimum  2021.  Pertumbuhan
              ekonomi yang minus, sebagaimana ditegaskan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia
              (KSPI) Said Iqbal dalam sebuah konferensi pers virtual awal pekan ini, tidak boleh dijadikan
              alasan upah minimum dari 2020 ke 2021 tanpa kenaikan oleh pemerintah.



              UPAH MINIMUM TIDAK NAIK, PEKERJA KECEWA

              kekecewaan para pekerja kepada pemerintah semakin lengkap. Belum usai aksi protes terhadap
              pengesahan Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja yang belum membuahkan hasil, kini
              muncul masalah baru lagi dengan keputusan pemerintah yang tidak menaikkan upah minimum
              pada tahun depan. Ini seperti menginjeksi para pekerja melakukan aksi demo secara besar-
              besaran dengan dua isu utama, yakni cabut UU Omnibus Law Cipta Kerja dan tolak keputusan
              pemerintah  yang  tidak menaikkan  upah  minimum  2021.  Pertumbuhan  ekonomi  yang  minus,
              sebagaimana ditegaskan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal dalam
              sebuah konferensi pers virtual awal pekan ini, tidak boleh dijadikan alasan upah minimum dari
              2020 ke 2021 tanpa kenaikan oleh pemerintah.

              Aksi  penolakan  keputusan  pemerintah  tersebut  bukan  tanpa  alasan  yang  jelas.  Pihak  KSPI
              memahami betul bahwa ini masa susah bagi dunia usaha sebagai dampak pandemi Covid-19,
              namun tidak semua perusahaan mengalami kesulitan akibat terjangan virus korona. Karena itu,
              KSPI  meminta  kebijakan  kenaikan  upah  ditempuh  secara  proporsional,  jangan  dipukul  rata
              dengan keputusan sama sekali tanpa kenaikan upah minimum. Untuk perusahaan yang masih
              survive, tetap harus menaikkan upah minimum. Sebaliknya, bagi perusahaan yang tidak mampu,
              jangan dipaksakan. Sebabnya, sudah ada aturan yang menyediakan jalan keluar dengan upaya
              penangguhan  pemberian  kenaikan  upah  minimum.  Pihak  KSPI  menilai  kebijakan  pemerintah

                                                          1265
   1261   1262   1263   1264   1265   1266   1267   1268   1269   1270   1271