Page 1271 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1271

positive  -  Roy  Jinto  Feriawan  (juru  bicara  ABJ)  Saya  mendapatkan  informasi  bahwa  saat  ini
              Gubernur Jawa Barat dan Dewan Pengupahan tidak memutuskan menaikkan besaran UMP 2021.
              Sampai saat ini belum ada perwakilan dari pemerintah yang menemui perwakilan buruh didepan

              positive - Andi Gani Nena Wea (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI))
              Ini sangat memberatkan buruh dalam kondisi kesulitan ekonomi dan daya beli masyarakat yang
              lagi turun, tentu sangat berat



              Ringkasan

              Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah menetapkan upah minimum pada 2021 sama
              dengan 2020 atau tidak mengalami kenaikan. Hal tersebut tertulis dalam Surat Edaran Nomor
              M/11/HK.04/X/2020 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 pada Masa Pandemi Corona
              Virus Disease 2019 (Covid-19).

              Dia meminta kepada Gubernur untuk menetapkan dan mengumumkan upah minimum provinsi
              2021 dilakukan pada 31 Oktober 2020. Serta meminta gubernur untuk melaksanakan penetapan
              upah minimum setelah tahun 2021 sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.



              RESPONS PENGUSAHA & BURUH UMP 2021 TAK NAIK, TERMASUK ANCAMAN
              MOGOK MASSAL

              Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah menetapkan upah minimum pada 2021 sama
              dengan 2020 atau tidak mengalami kenaikan. Hal tersebut tertulis dalam Surat Edaran Nomor
              M/11/HK.04/X/2020 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 pada Masa Pandemi Corona
              Virus Disease 2019 (Covid-19).

              "Mempertimbangkan  kondisi  perekonomian  Indonesia  pada  masa  pandemi  Covid-19  dan
              perlunya pemulihan ekonomi nasional, diminta kepada Gubernur untuk melakukan penyesuaian
              penetapan nilai Upah Minimum Tahun 2021 sama dengan nilai Upah Minimum Tahun 2020,"
              kata Ida dikutip merdeka.com, Selasa (27/10).

              Dia meminta kepada Gubernur untuk menetapkan dan mengumumkan upah minimum provinsi
              2021 dilakukan pada 31 Oktober 2020. Serta meminta gubernur untuk melaksanakan penetapan
              upah minimum setelah tahun 2021 sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

              "Sehubungan dengan hal tersebut diminta kepada Gubernur untuk menyampaikan surat edaran
              tersebut kepada Bupati/Walikota serta pemangku kepentingan terkait," kata Ida.

              Pengusaha: Upah Minimum Harusnya Turun Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi
              Indonesia (Hippi) DKI Jakarta, Sarman Simanjorang mengatakan keputusan pemerintah sudah
              sesuai dengan rumusan yang ditetapkan dalam PP No.78 tahun 2015. Yakni UMP Tahun berjalan
              ditambah (UMP tahun berjalan dikalikan Pertumbuhan ekonomi dan inflasi nasional tahun 2020).

              "Jika kita hitung malah minus, seharusnya UMP turun, tapi kan tidak mungkin UMP diturunkan,
              maka kenaikan 0 persen sudah sangat bijak," kata Sarman kepada Liputan6.com, Selasa (27/10).

              Di sisi lain, Sarman beranggapan jika UMP dipaksakan untuk naik, maka implikasinya adalah
              terjadi PHK. Hal ini, kata Sarman, sebagai bentuk rasionalisasi pengusaha di tengah himpitan
              krisis pandemi covid-19 ini.





                                                          1270
   1266   1267   1268   1269   1270   1271   1272   1273   1274   1275   1276