Page 1275 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1275
Hal ini menjawab pertanyaan dari para warganet yang kerap mempertanyakan belum
diterimanya bantuan subsidi gaji.
INI MASALAH REKENING BANK YANG BUAT PEKERJA GAGAL TERIMA SUBSIDI GAJI
Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Hubungan Industrial (KKHI) Kementerian
Ketenagakerjaan (Kemenaker) Aswansyah menyebutkan, ada beberapa masalah yang dihadapi
calon penerima subsidi gaji.
Salah satu masalah tersebut adalah penggunaan rekening biru atau yang kerap digunakan
nasabah untuk meminjam dana dari bank.
Hal ini menjawab pertanyaan dari para warganet yang kerap mempertanyakan belum
diterimanya bantuan subsidi gaji.
"Ternyata ada juga yang rekeningnya biru atau rekening buat pinjaman, itu harusnya tidak bisa.
Harus menggunakan rekening tabungan," katanya dalam tayangan akun Youtube Kemenaker,
Rabu (28/10/2020).
Masalah rekening lainnya, sambung dia, yaitu adanya rekening duplikasi, rekening tidak aktif,
rekening diblokir, yang terakhir nama rekening calon penerima subsidi gaji tidak sesuai dengan
nama di Nomor Induk Kepesertaan (NIK) BPJS Ketenagakerjaan.
Dia juga menyebutkan, data terakhir per 20 Oktober 2020, terdapat 152.000 nomor rekening
calon penerima subsidi gaji bermasalah. Oleh sebab itu, dirinya mengimbau kepada pekerja yang
akan menerima subsidi gaji segera memverifikasikan masalah rekeningnya ke bank.
"Memang yang kami hadapi, rekening-rekening bermasalah ini sampai per 20 Oktober 2020 ini
ada kurang lebih 152.000 rekening. Kami meminta kepada pemilik rekening untuk segera
konfirmasi ke bank. Kemudian, dilaporkan ke perusahaan, dan perusahaan akan melaporkan ke
BPJS (Ketenagakerjaan)," kata dia.
Kendati bantuan subsidi gaji akan memasuki termin II yang diperkirakan mulai disalurkan minggu
pertama November, namun pihaknya masih memberikan kesempatan kepada 152.000 nomor
rekening pekerja yang bermasalah untuk segera menyelesaikannya.
"Memang waktunya sudah pendek ya. Kami berusaha sekuat mungkin agar BSU ini diterima oleh
semua buruh. Tapi kami juga berharap atau mengimbau kembali agar para pekerja ini mengecek
rekeningnya kembali," ujarnya Berdasarkan petunjuk teknis (juknis) Kemenaker, ada tenggat
waktu pengembalian sisa anggaran subsidi gaji sebelum dilakukan penutupan APBN akhir tahun
ini.
"Sebelum empat bulan kami kembalikan ke Kas Negara, itu pasti kami disalahkan. Makanya kami
menunggu sampai akhir November kalau bisa. Setelah bisa diklarifikasi, sebelum Desember,
tutup anggaran kami sudah bisa salurkan. Jadi teman-teman (pekerja/buruh) masih ada waktu
untuk memperbaiki," ucapnya.
1274

