Page 1454 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1454

"Itu bagus. IKM pasti kinerjanya tetap akan baik," katanya kepada Konfederasi Serikat Pekerja
              Indonesia (KSPI) menyesalkan sikap pemerintah yang tidak menaikkan Upah Minimum Provinsi
              2021 (UMP 2021).

              Guna  menentang  hal  itu,  KSPI  dan  seluruh  serikat  buruh  di  Indonesia  akan  melakukan  aksi
              nasional besar-besaran di 24 propinsi pada 2 Noveember dan 9-10 November 2020.

              Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, pengusaha memang sedang susah. Namun, nasib buruh
              juga jauh lebih susah. Menurutnya, seharusnya pemerintah bisa bersikap lebih adil, yaitu tetap
              ada kenaikan UMP 2021.

              "Menaker (Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah) tidak memiliki sensitivitas nasib buruh, hanya
              memandang  kepentingan  pengusaha  semata,"  kata  Said  Iqbal  dalam  keterangannya  kepada
              Selasa (27/10/2020).

              Said melanjutkan, perusahaan yang tidak mampu dapat melakukan penangguhan dengan tidak
              menaikan upah minimum setelah berunding dengan serikat pekerja di tingkat perusahaan dan
              melaporkannya ke Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

              "Tapi jangan dipukul rata semua perusahaan tidak mampu. Faktanya di tahun 1998 pun tetap
              ada kenaikan upah minimum untuk menjaga daya beli masyarakat," tegasnya.

              Lebih jauh Said Iqbal mempertanyakan keputusan ini. "Apakah Prdesiden sudah mengetahui
              keputusan Menaker ini? Atau hanya keputusan sepihak Menaker?" tanyanya.
              Adapun, demonstrasi tersebut nantinya diikuti puluhan hingga ratusan ribu buruh. Mereka akan
              berdemo  di  depan  kantor  Mahkamah  Konstitusi,  Istana,  DPR  RI,  dan  di  kantor  Gubernur  di
              seluruh Indonesia bersamaan dengan isu pembatalan Omnibus Law UU Cipta Kerja.









































                                                          1453
   1449   1450   1451   1452   1453   1454   1455   1456   1457   1458   1459