Page 1451 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1451

Ida  Fauziyah,  menyatakan  bahwa  surat  edaran  itu  merupakan  jalan  tengah  yang  diambil
              pemerintah.
              "Ini jalan tengah yang harus diambil oleh pemerintah dalam kondisi yang sulit dan tidak mudah.
              Perlindungan pengupahan kita jaga, keberlangsungan usaha harus kita perhatikan. Atas dasar
              itulah SE ini kami keluarkan," kata Menaker Ida di Jakarta, Selasa (27/10/2020).

              Menurut  Menaker  Ida,  penerbitan  SE  tersebut  berdasarkan  kajian  yang  dilakukan  secara
              mendalam  oleh  Dewan  Pengupahan  Nasional  (Depenas)  terkait  dampak  Covid-19  terhadap
              pengupahan.  Pandemi  Covid-19  telah  berdampak  kondisi  perekonomian  dan  kemampuan
              perusahaan dalam memenuhi hak pekerja/buruh termasuk dalam membayar upah.

              SE tersebut juga dalam rangka memberikan perlindungan dan keberlangsungan bekerja bagi
              pekerja/buruh  serta  menjaga  kelangsungan  usaha,  perlu  dilakukan  penyesuaian  terhadap
              penetapan upah minimum pada situasi pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19.

              "Di samping itu tentu saja harus diingat bahwa pemerintah tetap memperhatikan kemampuan
              daya beli para pekerja melalui subsidi gaji/upah. Sesungguhnya bantalan sosial sudah disediakan
              oleh pemerintah. Jadi pemerintah tidak begitu saja menetapkan itu karena ada beberapa langkah
              yang sudah dilakukan," terangnya.

              Sebagaimana diketahui, SE penetapan upah minimum tersebut diteken oleh Menaker pada 26
              Oktober 2020 dan ditujukan kepada para Gubernur.

              SE tersebut meminta Gubernur untuk melakukan penyesuaian penetapan nilai Upah Minimum
              Tahun  2021  sama  dengan  nilai  Upah  Minimum  Tahun  2020,  melaksanakan  penetapan  upah
              minimum  setelah  tahun  2021  sesuai  ketentuan  peraturan  perundang-undangan,  serta
              menetapkan dan mengumumkan Upah Minimum Provinsi Tahun 2021 pada tanggal 31 Oktober
              2020.

              Selanjutnya, upah minimum 2021 ini secara resmi akan ditetapkan dan diumumkan oleh seluruh
              pemerintah daerah pada akhir Oktober 2020.

              "Sehubungan dengan hal tersebut di atas, diminta kepada Saudara untuk menindaklanjuti dan
              menyampaikan Surat Edaran ini kepada Bupati/Walikota serta pemangku kepentingan terkait di
              wilayah Saudara," sambungnya.





























                                                          1450
   1446   1447   1448   1449   1450   1451   1452   1453   1454   1455   1456