Page 1512 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1512

Penyesuaian penetapan upah tersebut juga didasarkan pada berbagai pandangan dan dialog
              atau diskusi melalui forum Dewan Pengupahan Nasional (Depenas).
              " dan tidak mudah," tutur Menaker.

              Depenas  telah  melakukan  kajian  secara  mendalam  terkait  dampak  COVID-19  terhadap
              pengupahan  dan  menyimpulkan  bahwa  pandemi  COVID-19  telah  berdampak  pada  kondisi
              perekonomian dan kemampuan perusahaan dalam memenuhi hak pekerja atau buruh termasuk
              dalam membayar upah.

              Dalam rangka memberikan perlindungan dan kelangsungan bekerja pekerja atau buruh serta
              menjaga kelangsungan usaha, perlu dilakukan penyesuaian terhadap penetapan upah minimum
              pada situasi pemulihan ekonomi di masa pandemi COVID-19.

              Menaker menuturkan penetapan Upah Minimum setelah tahun 2021 dikembalikan sebagaimana
              ketentuan peraturan perundang-undangan.

              Surat  edaran  tersebut  mempertimbangkan  berbagai  dasar  hukum  termasuk  Undang-undang
              Nomor 13 Tahun 2003, Undang-undang Nomor 2 Tahun 2020, Peraturan Pemerintah Nomor 78
              Tahun 2015, Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2020, Peraturan Menteri Ketenagakerjaan
              Nomor 21 Tahun 2016, dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 15 Tahun 2018.

              Menaker mengatakan pemerintah akan tetap memperhatikan kemampuan daya beli para pekerja
              melalui bantuan subsidi gaji.















































                                                          1511
   1507   1508   1509   1510   1511   1512   1513   1514   1515   1516   1517