Page 1531 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1531

UMP 2021 TIDAK NAIK, INI YANG DILAKUKAN MENKEU UNTUK MENDONGKRAK
              KONSUMSI
              Menteri  Keuangan  Sri  Mulyani  Indrawati  memberikan  tanggapan  atas  kebijakan  pemerintah
              melalui Kementerian Ketenagakerjaan untuk menetapkan upah minimum provinsi (UMP) tahun
              2021.

              Seperti kita tahu Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah telah menyurati Gubernur bahwa penentuan
              UMP 2021 disamakan dengan UMP 2020.

              UMP 2021 yang tidak mengalami perubahan menunjukkan tidak ada sisi pendorong konsumsi
              masyarakat dari kaum buruh. Sebab penghasilan mereka pada tahun depan diprediksi tidak ada
              kenaikan alias sama dengan tahun ini.

              Namun Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati Selasa (27/10) berpandangan, penetapan UMP
              2021 yang tidak berubah dibandingkan dengan tahun lalu, karena saat ini inflasi sangat rendah.
              Bank Indonesia memperkirakan hingga akhir tahun inflasi tidak akan melebihi kisaran 2% secara
              tahunan atau year on year .

              "Inflasi  yang  biasanya  mengurangi  daya  beli  masyarakat,  kini  dalam  situasi  rendah,"  katan
              Menkeu  Sri  Mulyani  menjawab  pertanyaan  Wartawan  saat  memberikan  paparan  hasil  rapat
              koordinasi Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK) Selasa 27 Oktober 2020.

              Menurut Menkeu yang menjadi perhatian pemerintah sekarang ini karena sektor usaha maupun
              masyarakat masih dalam situasi tertekan, sehingga sama-sama harus menjaga agar bisa pulih.
              "Jangan ada triger yang sebabkan dampak negatif," katanya.

              Meskipun  demikian  Menkeu  meneegaskan  pemerintah  terus  berupaya  menjaga  daya  beli
              masyarkat meskipun UMP 2021 tidak naik.
              Diantaranya penyaluran dana Bantuan Sosial (Bansos) yang tahun ini melampau Rp 220 triliun.
              Selain itu ada juga bantuan langsung ke masyarakat yang diharapkan bisa membantu daya beli.

              "Termasuk subsidi gaji ke masyarkat (buruh) berpenghasilan di bawah Rp 5 juta," kata Menkeu.

              Seperti kita tahu pemerintah tahun ini menyalurkan subsidi gaji sebesar Rp 600.000 per orang
              per bulan selama empat bulan hingga Desember 2020. Hanya saja Menkeu belum memastikan
              apakah program ini akan berlanjut tahun depan.

              Saat ini pemerintah menggunakan instrumen fiskal untuk mendongkrak daya beli masyarakat,
              tanpa menyebabkan beban kepada perushaan. "Agar mereka bisa bertahan dan bangkit lagi,
              masyarakat dan pekerja harus dijaga daya belinya," kata Sri Mulyani.

              Selain itu pemerintah berupaya agar jangan sampai satu kebijakan seperti penetapan UMP 2021
              menyebabkan perusahaan makin lemah, dan menyebabkan pekerja mengalami risiko pemutusan
              hubungan kerja (PHK).
              "Pemerintah menggunakan berbagai instrumen perlindungan, salah satu hal adalah UMP 2021
              dan banyak anggaran perlindungan sosial untuk membantu daya beli masyarakat," tandasnya.











                                                          1530
   1526   1527   1528   1529   1530   1531   1532   1533   1534   1535   1536