Page 1574 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1574

Menurut  dia,  aturan  tersebut  merupakan  salah satu  instrumen  yang  dibuat  pemerintah  agar
              perusahaan tidak semakin goyah dalam masa pemulihan ekonomi pasca wabah pandemi Covid-
              19.



              SRI MULYANI: UMP 2021 TAK NAIK JADI INSTRUMEN UNTUK PULIHKAN
              PERUSAHAAN

              Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memberikan penilaian terhadap kebijakan
              mempertahankan upah minimum atau UMP 2021 bagi pekerja dan/atau buruh.

              Menurut  dia,  aturan  tersebut  merupakan  salah satu  instrumen  yang  dibuat  pemerintah  agar
              perusahaan tidak semakin goyah dalam masa pemulihan ekonomi pasca wabah pandemi Covid-
              19.
              Sri Mulyani mengutarakan, angka inflasi sampai Oktober 2020 ini terhitung cukup rendah. Jadi
              dalam hal ini dari sisi inflasi yang biasanya mengurangi daya beli masyarakat, kini dalam situasi
              yang rendah.

              "Sehingga ini harus tetap jadi perhatian, karena ini berarti sektor usaha masih dalam situasi yang
              sangat-sangat  tertekan,  dan  masyarakat  juga  tertekan,  sehingga  kita  harus  sama-sama
              menjaganya  untuk  bisa  pulih.  Dengan  tidak  menimbulkan  trigger,  yang  kemudian  akan
              menimbulkan dampak negatif kepada yang lainnya," katanya dalam sesi teleconference, Selasa
              (27/10/2020).

              Pemerintah  disebutnya  akan  terus  berkomitmen  memperbaiki  daya  beli  masyarakat.  Itu
              tercermin dari keseluruhan belanja pemerintah pada 2020 yang berhubungan dengan bantuan
              sosial (bansos), mencapai lebih dari Rp 220 triliun.
              "Itu adalah untuk berbagai macam bantuan langsung kepada masyarakat, yang diharapkan bisa
              membantu daya beli. Termasuk bantuan gaji kepada mereka yang berpendapatan di bawah Rp
              5 juta," terang dia.

              Dia menyimpulkan, pemerintah berupaya menggunakan instrumen fiskal tanpa menimbulkan
              tekanan  kepada  perusahaan.  Sementara  di  sisi  lain  masyarakat  dan  pekerja  juga  tetap
              membutuhkan dukungan.

              "Itulah instrumen fiskalnya. Sehingga perusahaan tetap bisa bertahan atau bahkan mulai bangkit
              kembali, namun masyarakat dan pekerja tetap bisa dijaga dari daya belinya. Itu peranan dari
              fiskal kita untuk jadi jembatan," ungkap Sri Mulyani.

              Di lain sisi, ia pun tak mau ada salah satu kebijakan yangalah menyebabkan banyak perusahaan
              semakin  lemah,  sehingga  para  pekerja  juga  turut  berhadapan  dengan kemungkinan  terkena
              pemutusan hubungan kerja (PHK).

              "Ini kita cari titik balance -nya dari pemerintah menggunakan berbagai instrumen. Instrumen
              UMP atau upah minimum satu hal, tapi pemerintah menggunakan banyak sekali anggaran untuk
              perlindungan sosial dalam rangka mengkompensasi dan membantu daya beli masyarakat," tutur
              Sri Mulyani .

              Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  memutuskan  untuk  tidak  menaikkan  upah  minimum
              tahun  2021  (UMP  2021).  Hal  tersebut  tertuang  dalam  Surat  Edaran  (SE)  Menteri
              Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 11/HK04/X/2020 tentang Penetapan Upah Minimum
              tahun 2021 pada Masa Pandemi Covid-19.



                                                          1573
   1569   1570   1571   1572   1573   1574   1575   1576   1577   1578   1579