Page 1646 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1646

SIAP-SIAP, SUBSIDI GAJI TERMIN II DISALURKAN MINGGU PERTAMA NOVEMBER

              JAKARTA, - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah memastikan, bantuan subsidi gaji atau upah
              termin II akan disalurkan mulai pekan pertama di bulan November 2020.

              "Kemudian,  penyaluran  termin  kedua  akan  ditargetkan  minggu  pertama  November  2020,"
              katanya melalui akun Youtube BNPB Indonesia, Selasa (27/10/2020).

              Ida menambahkan, bantuan subsidi gaji kepada 12,4 juta pekerja swasta yang telah tervalidasi
              oleh BPJS Ketenagakerjaan ini, memang akan dibagi dalam dua tahap penyaluran.
              "Saya sampaikan penyaluran dibagi dua termin. Termin pertama untuk dua bulan subsidi gaji Rp
              1,2 juta, termin kedua Rp 1,2 juta untuk bulan November dan Desember," ucapnya.

              Sementara, berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) per 23 Oktober 2020,
              penyaluran subsidi gaji atau upah secara total telah mencapai 98,30 persen atau setara 12,19
              juta pekerja yang telah menerimanya.

              "Saya akan memberikan update mengenai subsidi gaji atau upah. Realisasi penyaluran termin I
              bantuan subsidi gaji atau upah per 23 Oktober 2020, telah mencapai 12.192.927 orang pekerja.
              Kalau dipersentase sudah mencapai 98,30 persen atau senilai Rp 14,6 triliun," ujarnya.

              Bila dirinci, untuk penyaluran subsidi gaji termin pertama, tahap I mencapai 99,43 persen, tahap
              II 99,38 persen, tahap III 99,32 persen, tahap IV 95,04 persen, dan tahap V mencapai 97,39
              persen.

              "Saya  menyaksikan  sendiri  teman-teman  pekerja  yang  mendapatkan  subsidi  gaji  atau  upah,
              mereka  merasakan  kehadiran  negara  dalam  kondisi  mereka  mengalami  pengurangan  upah,"
              ujarnya.

              Dia  menegaskan  kembali  bahwa  penyaluran  subsidi  gaji  atau  upah  kepada  pekerja
              berpenghasilan  di  bawah  Rp  5  juta  tersebut,  tidak  menggunakan  dana  iuran  peserta  BPJS
              Ketenagakerjaan.

              "Subsidi ini bersumber dari APBN, tidak menggunakan uang dari peserta BPJS Ketenagakerjaan,"
              lugasnya.































                                                          1645
   1641   1642   1643   1644   1645   1646   1647   1648   1649   1650   1651