Page 1674 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1674
UPAH MINIMUM TAK NAIK, KADIN TETAP IMBAU PENGUSAHA ADIL KE PEKERJA
Kamar Dagang dan Industri ( Kadin ) mendukung langkah pemerintah tidak menaikkan upah
minimum di tahun depan. Meski begitu, organisasi pengusaha ini meminta para anggotanya
untuk adil terhadap buruh atau pekerja.
Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Ketenagakerjaan, Anton J Supit, mengatakan keputusan untuk
tidak menaikkan upah minimum secara nasional sudah ditetapkan pemerintah.
Namun jika pendapatan perusahaan meningkat, para pengusaha diminta harus tetap adil
memberikan kenaikan upah minimum untuk para pekerjanya.
"Tentunya dengan kesepakatan bipartit antara pengusaha dan pekerja. Itu kan yang diatur
pemerintah secara nasional, kalau you pengusaha dan usaha you naik ya harus tetap kasih,
berapa kenaikannya itu keputusan bipartit," ujar Anton kepada kumparan, Selasa (27/10).
Dari catatannya, saat ini 80 persen pendapatan perusahaan anggota Kadin mengalami
penurunan. Sementara hanya 18 persennya yang tetap, dan 2 persen pendapatannya meningkat
selama pandemi.
Dia melanjutkan, situasi saat ini jauh lebih sulit dibandingkan krisis ekonomi tahun 1998-1999.
Meski pertumbuhannya sama-sama mengalami resesi, namun menurut Anton, krisis akibat
pandemi virus corona ini memukul seluruh sektor usaha.
"Kalau untuk tahun 1998-1999, saya rasa berbeda sekali situasi. Sekarang ini semua sektor
terkena dampaknya, waktu dulu masih bisa bertahan," jelasnya.
Untuk itu, Anton pun mengimbau kepada para buruh/pekerja juga turut memahami situasi saat
ini. Sebab jika terus dituntut kenaikan upah, kata Anton, bisa-bisa perusahaan bangkrut dan tak
lagi bisa memberi upah.
"Sudahlah, tidak usah situasi diperparah dengan demo-demo. Karena masih bagus bisa
bertahan, sementara masih banyak yang justru terkena PHK, untuk dapat kerja sulit," katanya.
Pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan upah minimum di tahun depan. Kondisi
perekonomian dan perusahaan yang sulit akibat pandemi corona dinilai sebagai alasan utama
hal tersebut.
Ketentuan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia
Nomor 11/HK04/X/2020 tentang Penetapan Upah Minimum tahun 2021 pada Masa Pandemi
COVID-19.
Mempertimbangkan kondisi perekonomian Indonesia pada masa pandemi COVID-19 dan
perlunya pemulihan ekonomi nasional, kepada Gubernur untuk: 1. Melakukan penyesuaian
penetapan nilai Upah Minimum Tahun 2021 sama dengan nilai Upah Minimum Tahun 2020.
2. Melaksanakan penetapan Upah Minimum setelah Tahun 2021 sesuai ketentuan peraturan
perundang-undangan.
3. Menetapkan dan mengumumkan Upah Minimum Provinsi tahun 2021 pada 31 Oktober 2020.
Pekerja Buruh Kadin upah minimum 1603779547659329981 0 0 2020 (c) PT Dynamo Media
Network Version 1.1.301.
1673

