Page 1718 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1718

DI NEW NORMAL, SDM HARUS SIAP HADAPI REVOLUSI INDUSTRI 4.0

              EMPAT tantangan yang harus dipersiapkan untuk sumber daya manusia (SDM) Indonesia saat
              memasuki era new normal . Pertama SDM atau tenaga kerja harus siap dan mampu menghadapi
              tantangan perubahan revolusi industri 4.0.

              "Kedua, dengan bonus demografi, maka angkatan kerja milenial harus mempersiapkan skill yang
              spesifik," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Anwar
              Sanusi,Ph.D.

              Pernyataan  Sekjen  Kemenaker  tersebut  disampaikan  pada  Kegiatan  Pengenalan  Kehidupan
              Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Politeknik Ketenagakerjaan 2020/2021 mengangkat tema
              'Paradigma Baru Pembangunan SDM Vokasi di Era New Normal' baru-baru ini.

              Lebih lanjut Anwar mengatakan perguruan tinggi vokasi khususnya Politeknik Ketenagakerjaan
              harus  mampu  mensinergikan  dengan  kebutuhan  pasar  kerja.  "Keempat,  tantangan  era  new
              normal adalah metode pembelajaran," ucapnya pada kegiatan yang bertepatan dengan Dies
              Natalis ke -3 Politeknik Ketenagakerjaan.

              Untuk  menjawab  tantangan  era  new  normal,  Sekjen  Kemenaker  memaparkan  bahwa  ada
              bebrapa solusi atau cara yang dapat dilakukan yaitu pertama, review metode pembelajaran.

              Kedua, harus ada konsep yang jelas dalam pemagangan, mahasiswa harus lebih dilibatkan dalam
              pemagangan. Ketiga, skenario upgrading untuk seluruh proses sistem pembelajaran.
              "Keempat, lakukan langkah-langkah yang terukur dan cepat, bahwa hari ini harus lebih baik dari
              hari kemarin," jelas Anwar dalam pemaparan yang dilakukan secara virtual.

              Sementara itu, dalam sambutannya, Plt. Direktur Politeknik Ketenagakerjaan Elviandi R.S, SE,
              M.  Hum,  Ph.D,  mengatakan  bahwa  saat  ini  merupakan  momentum  perubahan  Polteknaker
              dengan langkah-langkah yang mengacu dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

              "Standar  Pendidikan,  telah  dilakukan  review  kurikulum  dengan  berbagai  stakeholder  seperti
              akademisi, praktisi, dan dunia industri," jelas Elviandi.

              Ia juga mengatakan bahwa standar penelitian juga telah mendorong para dosen melakukan
              program capacity building berkaitan dengan pubilkasi dan penulisan karya ilmiah agar dosen
              lebih produktif dan kreatif.

              "  Standar  Nasional  Pengabdian  Kepada  Masyarakat  (PKM),  telah  mendorong  dosen  dan
              mahasiswa  unttuk  terus  aktif  berkontribusi  dalam  kegiatan  pengabdian  kpd  masyarakat,"
              ujarnya. (RO/OL-09).






















                                                          1717
   1713   1714   1715   1716   1717   1718   1719   1720   1721   1722   1723