Page 1729 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1729
Judul UMP 2021 Tak Naik, KSPI Sindir Menaker Tak Punya Sensitivitas Pada
Nasib Buruh
Nama Media merdeka.com
Newstrend Peraturan Upah Minimum
Halaman/URL https://www.merdeka.com/peristiwa/ump-2021-tak-naik-kspi-sindir-
menaker-tak-punya-sensitivitas-pada-nasib-buruh.html
Jurnalis Yunita Amalia
Tanggal 2020-10-27 13:33:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Said Iqbal (Presiden KSPI) Menaker tidak memiliki sensitivitas nasib buruh, hanya
memandang kepentingan pengusaha semata. Aksi perlawanan buruh akan semakin mengeras
terhadap penolakan tidak adanya kenaikan upah minimum 2021 dan penolakan omnibus law
Undang-Undang Cipta Kerja
negative - Said Iqbal (Presiden KSPI) Tetapi bagi perusahaan yang tidak mampu, maka dapat
melakukan penangguhan dengan tidak menaikkan upah minimum setelah berunding dengan
serikat pekerja di tingkat perusahaan dan melaporkannya ke Kemenaker
negative - Said Iqbal (Presiden KSPI) Jangan dipukul rata semua perusahaan tidak mampu.
Faktanya di tahun 1998 pun tetap ada kenaikan upah minimum untuk menjaga daya beli
masyarakat
negative - Said Iqbal (Presiden KSPI) Sebagai contoh, di DKI Jakarta, kenaikan upah minimum
dari tahun 1998 ke 1999 tetap naik sekitar 16 persen, padahal pertumbuhan ekonomi tahun
1998 minus 17,49 persen. Begitu juga dengan upah minimum tahun 1999 ke 2000, upah
minimum tetap naik sekitar 23,8 persen, padahal pertumbuhan ekonomi tahun 1999 minus 0,29
persen
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, memutuskan tidak menaikkan upah minimum tahun
2021 (UMP 2021). Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan
Republik Indonesia Nomor 11/HK04/X/2020 tentang Penetapan Upah Minimum tahun 2021 pada
Masa Pandemi Covid-19.
1728

