Page 1733 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1733
"Karena fakultatif, maka tidak wajib dan tidak ada denda," ujarnya.
Kebijakan cuti bersama yang ditetapkan pemerintah sudah menjadi bagian dalam cuti tahunan
sebagaimana hak pekerja.
Pelaksanaan cuti bersama bersifat fakultatif atau pilihan sesuai dengan kesepakatan antara
pengusaha dan pekerja/ buruh .
Bisa juga serikat pekerja/serikat buruh dengan pengusaha, perjanjian kerja, peraturan
perusahaan, atau perjanjian kerja bersama dan peraturan perundang-undangan, dengan
mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan operasional perusahaan.
Ida menjelaskan, apabila pekerja/buruh mengambil cuti bertepatan dengan hari cuti bersama,
maka hak cuti tahunannya tetap akan berkurang.
Sementara pekerja/buruh yang bekerja pada hari cuti bersama, maka hak cuti tahunannya tidak
berkurang dan dibayarkan upah seperti hari kerja biasa.
Menteri dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengingatkan kepada pekerja/buruh yang
melaksanakan libur dan cuti bersama agar tetap memperhatikan protokol kesehatan selama
menjalani libur atau cuti bersama.
"Gunakan waktu cuti atau libur dengan sebijak mungkin. Manfaatkan cuti dan libur ini untuk
berlibur dan merekatkan kehangatan bersama keluarga. Tetap terapkan 3M, menjaga jarak,
mencuci tangan, dan menggunakan masker. Sebisa mungkin untuk menghindari kerumunan,
karena selama pandemi ini, meskipun fisik kita berjarak, namun hati kita semakin dekat," imbau
dia.
Pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, yakni Menteri Agama, Menteri
Ketenagakerjaan, dan Menteri PAN-RB telah sepakat menetapkan Libur Nasional dan Cuti
Bersama tahun 2020. Telah ditetapkan cuti bersama akan berlangsung mulai 28 Oktober dan 30
Oktober 2020. Sementara 29 Oktober, merupakan libur nasional peringatan Maulid Nabi
Muhammad SAW.
1732

