Page 1813 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1813
BURUH SE-JATIM BAWA LIMA POIN TUNTUTAN DEMO TOLAK UU CIPTA KERJA DI
SURABAYA
Sebanyak 15 ribu buruh dari 16 aliansi atau serikat pekerja di seluruh Jawa Timur, membawa
lima poin tuntutan aksi demo menolak Undang-Undang Cipta Kerja ( UU Cipta Kerja ) di depan
kantor Gubernur Jatim yang berlokasi di Jalan Pahlawan Surabaya, Jawa Timur.
Juru bicara aliansi serikat pekerja/ serikat buruh Jawa Timur, Jazuli mengatakan, poin pertama
adalah tolak UU Cipta Kerja .
"Mendesak Presiden Joko Widodo agar menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-
Undang atau PERPPU untuk membatal UU Omnibus Law Cipta Kerja yang telah disahkan DPR RI
pada 5 Oktober 2020," tutur dia, Selasa (27/10/2020).
Poin kedua, lanjut Jazuli, adalah menolak penurunan kualitas komponen Kebutuhan Hidup Layak
(KHL) dalam Permenaker Nomor 18 tahun 2020 tentang perubahan atas peraturan Menteri
Ketenagakerjaan Nomor 21 tahun 2016 tentang Kebutuhan Hidup Layak.
"Poin ketiga, tetapkan upah minimum provinsi atau UMP sebesar 2,5 juta rupiah sesuai dengan
nilai rata-rata UMK di 38 kabupaten maupun kota di Jawa Timur tahun 2020," ucapnya.
Poin keempat, lanjutnya, adalah menaikkan upah minimum kabupaten maupun kota (UMK) 2021
di Jawa Timur sebesar Rp 600 ribu dengan memasukkan komponen kebutuhan protokol
kesehatan.
"Poin kelima, tetapkan upah minimum kabupaten maupun kota (UMK) dan upah minimum
sektoral kabupaten atau kota (UMSK) tahun 2021 di Jawa Timur secara bersamaan dengan
penetapan UMK," ujar Jazuli.
1812

