Page 1818 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1818

Merespon  keputusan  pemerintah,  KSPI  akan  melakukan  aksi  nasional  besar-besaran  di  24
              provinsi  pada  2  November  dan  berlanjut  lagi  pada  9-10  November  di  Mahkamah  Konstitusi,
              Istana, DPR RI, dan di kantor gubernur seluruh Indonesia.

              Pertama, jika upah minimum tidak naik, hal ini akan membuat situasi semakin panas. Apalagi
              saat ini para buruh masih memperjuangkan penolakan terhadap UU Cipta Kerja. Kedua, alasan
              upah tidak naik karena saat ini pertumbuhan ekonomi minus tidak tepat.

              Ketiga, bila upah minimum tidak naik maka daya beli masyarakat akan semakin turun. Daya beli
              turun  akan  berakibat  jatuhnya  tingkat  konsumsi.  Ujung-ujungnya  berdampak  negatif  buat
              perekonomian.

              Keempat,  tidak  semua  perusahaan  kesulitan  akibat  pandemi  Covid-19.  Oleh  karena  itu,  dia
              meminta kebijakan kenaikan upah dilakukan secara proporsional.

              Alasan pemerintah

              Sebelumnya,  Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah,  memastikan  tak  ada  kenaikan  upah
              minimum  di  tahun  depan,  baik  upah  minimum  provinsi  (  UMP)  maupun  upah  minimum
              kabupaten/kota ( UMK).

              Hal  itu  tertuang  dalam  Surat  Edaran  Nomor  M/11/HK.04/X/2020  tentang  Penetapan  Upah
              Minimum Tahun 2021 pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

              Alasan pemerintah tidak menaikkan upah minimum tahun depan yakni karena kondisi ekonomi
              Indonesia saat ini dalam masa pemulihan. Menurut pemerintah, kenaikan upah tahun 2021 justru
              akan memberatkan dunia usaha.

              "Dalam rangka memberikan perlindungan dan kelangsungan bekerja bagi pekerja/buruh serta
              menjaga kelangsungan usaha, perlu dilakukan penyesuaian terhadap penetapan upah minimum
              pada situasi pemulihan ekonomi di masa pandemi covid-19," kata Ida dalam surat edarannya.

              Surat edaran tersebut diteken pada 26 Oktober 2020. Dengan begitu, upah minimum tahun
              depan sama dengan tahun ini, atau tidak mengalami kenaikan ataupun penurunan.

              Ida meminta gubernur untuk melaksanakan penetapan upah minimum setelah tahun 2021 sesuai
              ketentuan peraturan perundang-undangan.
              Selanjutnya, upah minimum 2021 ini secara resmi akan ditetapkan dan diumumkan oleh semua
              pemerintah daerah pada akhir Oktober 2020.

              "Mempertimbangkan  kondisi  perekonomian  Indonesia  pada  masa  pandemi  covid-19  dan
              perlunya  pemulihan  ekonomi  nasional,  diminta  kepada  Gubernur  untuk:  1.  melakukan
              penyesuaian  penetapan  nilai  Upah  Minimum  Tahun  2021  sama  dengan  nilai  Upah  Minimum
              Tahun 2020," kata Ida.

              Sebagai informasi, dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015, formula penentuan
              kenaikan upah minimum didapat dari hasil pertambahan inflasi dan pertumbuhan ekonomi.


              Permintaan pengusaha
              Sementara itu, kalangan pengusaha meminta agar pemerintah tidak menaikan upah minimum,
              baik  kabupaten/kota  (UMK)  ataupun  upah  minimum  provinsi  (UMP)  pada  tahun  depan.
              Alasannya, kondisi ekonomi saat ini masih sulit karena terdampak pandemi Covid-19.





                                                          1817
   1813   1814   1815   1816   1817   1818   1819   1820   1821   1822   1823