Page 1873 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1873

Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  telah  menerbitkan  Surat  Edaran  (SE)  Nomor
              M/11/HK.04/2020  ini  mengatur  tentang  Penetapan  Upah  Minimum  Tahun  2021  pada  Masa
              Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang ditujukan kepada gubernur se-Indonesia.

              Intinya, di surat tersebut disebut tidak ada kenaikan upah minimum .

              "Mempertimbangkan  kondisi  perekonomian  Indonesia  pada  masa  pandemi  Covid-19  dan
              perlunya pemulihan ekonomi nasional, diminta kepada gubernur untuk melakukan penyesuaian
              penetapan nilai upah minimum tahun 2021 sama dengan nilai upah minimum tahun 2020," sebut
              surat edaran itu, dikutip Selasa (27/10/2020).

              Surat edaran penetapan upah minimum tersebut telah diteken oleh Menaker pada 26 Oktober
              2020.

              Selanjutnya, upah minimum 2021 ini secara resmi akan ditetapkan dan diumumkan oleh seluruh
              pemerintah daerah pada akhir Oktober 2020.

              "Melaksanakan  penetapan  upah  minimum  setelah  tahun  2021  sesuai  ketentuan  peraturan
              perundang-undangan.  Menetapkan  dan  mengumumkan  upah  minimum  provinsi  tahun  2021
              pada tanggal 31 Oktober 2020," sebut surat edaran .

              Sebelumnya, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menuntut agar upah minimum naik
              pada 2021.

              Adapun kenaikan upah minimum yang mereka tuntut sebesar 8 persen.

              KSPI mengancam, jika upah minimum tidak naik, aksi demonstrasi buruh akan semakin besar,
              selain memperjuangkan penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja.

              Presiden KSPI, Said Iqbal, mengatakan, pihaknya menolak permintaan kalangan pengusaha yang
              menyuarakan agar di tahun depan tidak ada kenaikan upah minimum . Ia menilai pertumbuhan
              ekonomi yang minus selama pandemi Covid-19 tidak tepat dijadikan alasan.
              Menurut Said Iqbal, bila upah minimum tidak naik, maka daya beli masyarakat akan semakin
              turun.  Ia  mengatakan,  daya  beli  turun  akan  berakibat  anjloknya  tingkat  konsumsi.  Ujung-
              ujungnya berdampak negatif buat perekonomian.































                                                          1872
   1868   1869   1870   1871   1872   1873   1874   1875   1876   1877   1878