Page 1884 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1884
Judul Marak PHK, jumlah kepesertaan BPJamsostek susut jadi 50,4 juta
Nama Media kabarbisnis.com
Newstrend Keanggotaan BP Jamsostek
Halaman/URL https://kabarbisnis.com/read/28102838/marak-phk-jumlah-
kepesertaan-bpjamsostek-susut-jadi-50-4-juta
Jurnalis kbc
Tanggal 2020-10-27 09:03:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Sumarjono (Direktur Perencanaan Strategis dan TI BPJS Ketenagakerjaan) Begitu pula
dengan penerimaan iuran yang mencapai 67,25% atau setara Rp 55,58 triliun dari target periode
September 2020. Kalau secara year on year (yoy) ini masih ada peningkatan 5,33%
dibandingkan periode sama tahun sebelumnya
positive - Sumarjono (Direktur Perencanaan Strategis dan TI BPJS Ketenagakerjaan) Kita tau
sekarang ada beberapa instrumen yang sedang lesu, misalnya saham. Tetapi kami bersyukur
dana investasi kami lebih banyak menanamkan investasi pada obligasi pemerintah, itu juga
karena ada regulasi yang mengatur. Lebih dari 60% portofolio investasi ada di SBN
negative - Sumarjono (Direktur Perencanaan Strategis dan TI BPJS Ketenagakerjaan) Kemudian
kelonggaran batasan untuk pembayaran iuran, yang biasanya pada tanggal 15 pada bulan
berikutnya menjadi 30 pada bulan berikutnya. Ada pula pengenaan denda dikurangi dari 2%
menjadi 0,5%
Ringkasan
Pandemi Covid-19 ikut membawa dampak signifikan pada sektor ketenagakerjaan. Pasalnya,
telah terjadi peningkatan jumlah pengangguran akibat pemutusan hubungan kerja (PHK).
Menurut Direktur Perencanaan Strategis dan TI BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek
Sumarjono, banyaknya PHK ikut membawa dampak bagi kinerja BPJamsostek per kuartal III-
2020 yang memiliki kepesertaan 50,4 juta pekerja. Padahal September 2019 ada 53,1 juta
pekerja. Sektor paling terdampak ialah jasa konstruksi.
1883

