Page 684 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 684

"Kami marah sekali, pemerintah betul-betul tidak ada kepedulian," kata Presiden Asosiasi Serikat
              Pekerja (ASPEK) Indonesia, Mirah Sumirat, dalam konferensi pers virtual pada Jumat, 30 Oktober
              2020.

              Mereka mengusulkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi membentuk dua jabatan saja, Menteri
              Ketenagakerjaan dan Menteri Pengusaha. Mirah dan buruh lainnya di dalam konferensi pers ini
              menyebut Ida sebagai menteri pengusaha. "Nanti (posisi) menteri pengusaha dikasih ke bu Ida
              saja," kata dia.

              Sebelumnya, keputusan tidak menaikkan upah ini diputuskan oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida
              Fauziyah dalam surat edaran pada 27 Oktober 2020. Ia memutuskan upah 2021 sama dengan
              2020.

              "Mempertimbangkan  kondisi  perekonomian  Indonesia  pada  masa  pandemi  Covid-19  dan
              perlunya  pemulihan  ekonomi  nasional,"  kata  Ida  dalam  keterangan  resmi  kepada  Tempo  di
              Jakarta, Selasa, 27 Oktober 2020.
              Sebutan ini datang karena sebelumnya belum ada keputusan dari Dewan Pengupahan Nasional
              untuk upah 2021. Mira bercerita bahwa rapat pleno dewan sudah digelar pada 15 sampai 17
              Oktober 2020.

              Dalam  rapat  itu,  hanya  ada  dua  rekomendasi  atau  pandangan  dari  masing-masing  unsur.
              Pengusaha ingin upah 2021 sama dengan upah 2020. Sementara buruh ingin penetapan upah
              2021 diserahkan ke Dewan Pengupahan Daerah.

              "Kalau ada yang bilang sudah disetujui (dewan) itu bohong," kata Mirah yang juga anggota
              Dewan Pengupahan Nasional ini.

              Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Pengupahan Nasional dari unsur buruh, Sunardi, mengatakan
              rapat digelar Hotel Harris Suites Puri Mansion, Jakarta Barat. Rapat ini, kata dia, juga dihadiri
              oleh Ida.

              Tapi akhirnya, dalam surat edarannya, Ida memutuskan upah 2021 tidak naik, atau sama dengan
              upah 2020. Keputusan ini sama dengan usulan pengusaha.

              Walhasil, Sunardi heran bingung karena dalam surat edaran Ida, suara dari buruh sama sekali
              tidak ditampung. "Itu yang kami sesalkan," kata dia.

              FAJAR PEBRIANTO.


























                                                           683
   679   680   681   682   683   684   685   686   687   688   689