Page 851 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 851

DAMPAK UMP 2021 TAK NAIK, MENAKER: KONSUMSI BAKAL TURUN

              Kementerian Ketenagakerjaan ( Kemenaker ) mengakui penundaan kenaikan Upah  Minimum
              Provinsi  (  UMP  )  2021  mempengaruhi  daya  beli  para  pekerja  atau  buruh.  Meski  begitu,
              Kemenaker tetap mengambil langkah strategis untuk mendorong daya beli buruh.

              Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, salah satu langkah untuk mendorong daya
              beli para pekerja adalah dengan terus menggenjot program Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau
              BLT subsidi gaji Rp600.000 per bulan. Bahkan, pemerintah berencana memperpanjang program
              tersebut hingga tahun 2021.

              "Konsumsi masyarakat menurun iya benar itu memang UMP tidak dinaikan dalam Surat Edaran
              tersebut, tapi kami meminta untuk tidak menaikan (UMP) bukan berarti pemerintah diam begitu
              saja  karena  sampai  sekarang  masih  memberikan  subsidi  kepada  para  pekerja  dalam  bentuk
              subsidi upah atau gaji," ujar Ida dalam konferensi pers, Jakarta, Rabu (28/10/2020).

              Dia beralasan bahwa kebijakan tersebut diambil lantaran melihat kondisi cash flow sejumlah
              perusahaan saat ini. Di mana, secara mayoritas korporasi tidak mampu memenuhi pembayaran
              UMP bila dinaikin.

              "Saya  sampaikan  bahwa  perusahaan  rata-rata  tidak  bisa  memenuhi  pembayaran  UMP  dan
              memang itu membuat daya beli para pekerja kita dan masyarakat secara keseluruhan menurun,"
              kata dia.

              Sementara itu, terkait dengan BLT subsidi gaji yang diakui sebagai instrumen pemerintah untuk
              mendorong daya konsumsi pekerja pada saat kebijakan penundaan kenaikan UMP 2021 dinilai
              cukup efektif.

              "Jadi ini salah satu cara kita agar daya beli para pekerja kita tetap ada dan saya melihat sendiri
              teman teman pekerja kita terbantu dengan subsidi gaji ini," ujar Ida.

              Sebelumnya, Kemnaker mengumumkan penundaan kenaikan UMP 2021 atau diputuskan tetap
              sama dengan tahun ini atau tak ada kenaikan. Keputusan ini sesuai dengan Surat Edaran Menteri
              Ketenagakerjaan  (Menaker)  Ida  Fauziyah  Nomor  M/11/HK.04/2020  yang  ditujukan  kepada
              gubernur se-Indonesia.

              Edaran ini mengatur tentang penetapan UMP 2021 pada masa pandemi covid. Penerbitan SE
              dilakukan dalam rangka memberikan perlindungan dan keberlangsungan bekerja bagi pekerja
              atau  buruh  serta  menjaga  kelangsungan  usaha.  Selain  itu  untuk  penyesuaian  terhadap
              penetapan upah minimum pada situasi pemulihan ekonomi di masa pandemi covid.

              "Mempertimbangkan kondisi perekonomian Indonesia pada masa pandemi covid dan perlunya
              pemulihan ekonomi nasional, diminta kepada gubernur untuk melakukan penyesuaian penetapan
              nilai upah minimum tahun 2021 sama dengan nilai upah minimum tahun 2020," kata Ida.

              Penerbitan SE ini juga dilatarbelakangi keberadaan pandemi Covid yang telah berdampak pada
              kondisi perekonomian dan kemampuan perusahaan dalam memenuhi hak pekerja atau buruh,
              termasuk dalam membayar upah.












                                                           850
   846   847   848   849   850   851   852   853   854   855   856