Page 847 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 847

Jumlah  tersebut  setara  dengan  98,09  persen  dari  total  penerima  yang  telah  divalidasi.
              Sebelumnya, pemerintah melaui Kementerian Ketenagakerjaan menjanjikan penyaluran tahap
              kedua dapat disalurkan pada akhir Oktober.

              Namun, pemerintah hingga saat ini masih terus melanjutkan proses penyaluran tahap pertama
              yang ditargetkan mencapai 12,4 pekerja.

              Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan penyaluran bantuan subsidi gaji untuk tahap
              kedua sebesar Rp1,2 juta akan diupayakan berlangsung pada awal November.

              "Kami  targetkan  pembayaran  termin  II  dapat  disalurkan  pada  awal  bulan  November  setelah
              proses evaluasi penyaluran subsidi gaji/upah termin I ini selesai," katanya, belum lama ini.

              Ida  menyampaikan  masih  tedapat  beberapa  kendala  sehingga  subsidi  gaji  tersebut  belum
              tersalurkan ke seluruh pekerja, seperti data nomor rekening dan NIK pekerja yang tidak valid.
              "Sampai saat ini yang belum mendapatkan BSU [bantuan subsidi upah] sekitar 150.000 karena
              ada kekurangan atau ketidaksesuaian data, misalnya rekeningnya tidak valid, kemudian NIK-nya
              kurang  nomornya,  kemudian  nomor  rekeningnya  dia  tidak  sesuai  dengan  nama  yang
              diserahkan," jelasnya.

              Setelah  pembayaran  termin  pertama  tersebut  selesai  disalurkan,  Kemenaker  akan  kembali
              memproses pembayaran termin kedua subsidi gaji.

              Sebagaimana diketahui, subsidi gaji diberikan kepada pekerja atau buruh sebesar Rp600.000 per
              bulan  selama  4  bulan  yang  dirapel  per  2  bulan.  Penyaluran  bantuan  ini  dilakukan  dengan
              mengacu pada data BPJS Ketenagakerjaan. Awalnya, program bantuan ditargetkan bagi 15,7
              juta pekerja.

              Namun, data yang berhasil dikumpulkan dan diserahkan BPJS Ketenagakerjaan pada batas akhir
              penyerahan data penerima hanya mencapai 12,4 juta pekerja.







































                                                           846
   842   843   844   845   846   847   848   849   850   851   852