Page 843 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 843

terjangkau dengan adanya kenaikan upah yang wajar," kata Presiden KSPI Said Iqbal di Jakarta,
              Sabtu (5/9/2020).
              Kata  Said  Iqbal,  dengan  kenaikan  upah  minimum  sekurang-kurangnya  8  persen  tersebut,
              bertujuan  untuk  menjaga  daya  beli  masyarakat,  sekaligus  sebagai  upaya  untuk  melakukan
              recovery ekonomi.

              "Dalam  situasi  seperti  sekarang  ini,  ekspor  belum  bisa  diharapkan.  Oleh  karena  itu,  untuk
              menjaga agar recovery ekonomi tetap terjadi, yang harus dilakukan adalah meningkatkan nilai
              konsumsi dengan cara meningkatkan kenaikan upah minimum tahun 2021," tegasnya.

              2. Buruh bandingkan dengan krisis 1998 Presiden KSPI Said Iqbal membandingkan dengan apa
              yang terjadi pada tahun 1998, 1999, dan 2000. Sebagai contoh, di DKI Jakarta, kenaikan upah
              minimum dari tahun 1998 ke 1999 tetap naik sekitar 16 persen.

              Padahal  pertumbuhan  ekonomi  tahun  1998  minus  17,49  persen.  Begitu  juga  dengan  upah
              minimum  tahun  1999  ke  2000,  upah  minimum  tetap  naik  sekitar  23,8  persen,  padahal
              pertumbuhan ekonomi tahun 1999 minus 0,29 persen.

              "Jadi  tidak  ada  alasan  upah  minimum  tahun  2020  ke  2021  tidak  ada  kenaikan,  karena
              pertumbuhan ekonomi sedang minus," ujarnya.

              Justru karena pada saat itu pemerintah tetap menaikkan upah meskipun pertumbuhan ekonomi
              sedang minus, akhirnya konsumsi tetap terjaga.
              "Jadi bukan hal yang baru, ketika ekonomi minus, upah tetap dinaikkan," tegasnya.

              Untuk itu, KSPI akan memerintahkan seluruh kadernya yang duduk di dalam Dewan Pengupahan
              di seluruh Indonesia untuk memperjuangkan kenaikan UMP 2021 .

              3. Menaker putuskan UMP 2021 tidak naik Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah memutuskan
              untuk tidak menaikkan upah minimum tahun 2021 (UMP 2021). Hal tersebut tertuang dalam
              Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 11/HK04/X/2020 tentang
              Penetapan Upah Minimum tahun 2021 pada Masa Pandemi Covid-19.

              Dikutip  dari  Surat  Edaran  Menaker  tersebut,  Selasa  (27/10/2020),  pandemi  Covid-19  telah
              berdampak  pada  kondisi  perekonomian  dan  kemampuan  perusahaan  dalam  memenuhi  hak
              pekerja dan buruh termasuk dalam membayar upah.

              Atas  dasar  hal  tersebut,  Menteri  Ida  Fauziyah  meminta  kepada  para  gubernur  di  seluruh
              Indonesia  untuk  melakukan  penyesuaian  penetapan  nilai  Upah  Minimum  Tahun  2021  sama
              dengan nilai Upah Minimum tahun 2020. Dengan kata lain tidak ada kenaikan UMP 2021.

              Ida juga meminta kepada para gubernur untuk melaksanakan penetapan upah minimum setelah
              tahun 2021 sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Dalam SE ini, para kepala daerah
              wajib mengumumkan upah minimum provinsi tahun 2021 pada 31 Oktober 2020.
              4. Buruh akan Demo UMP tidak Naik Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyesalkan
              sikap pemerintah yang tidak menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2021.

              Guna  menentang  hal  itu,  KSPI  dan  seluruh  serikat  buruh  di  Indonesia  akan  melakukan  aksi
              nasional besar-besaran di 24 provinsi pada 2 November dan 9-10 November 2020.

              Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, pengusaha memang sedang susah. Namun, nasib buruh
              juga jauh lebih susah. Menurutnya, seharusnya pemerintah bisa bersikap lebih adil, yaitu tetap
              ada kenaikan UMP 2021.


                                                           842
   838   839   840   841   842   843   844   845   846   847   848