Page 856 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 856
1. BPJS Ketenagakerjaan melakukan verifikasi dan validasi data pekerja calon penerima BLT yang
diberikan oleh perusahaan.
2. BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan data calon penerima BLT kepada Kemenaker dengan
melampirkan 2 dokumen. Dua dokumen tersebut ialah Berita Acara dan Surat pernyataan
tentang kebenaran atau kesesuaian data yang telah diverifikasi dan divalidasi sesuai persyaratan.
3. Kemenaker melakukan verifikasi data calon penerima BLT maksimal selama 4 hari kerja.
4. Kemenaker menetapkan daftar penerima bantuan BLT berdasarkan data calon penerima
bantuan. Data yang dimaksud sudah diverifikasi oleh Kemenaker.
5. Kemenaker menyampaikan Surat Perintah Membayar Langsung (SPM-LS) bantuan BLT ke
Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).
6. KPPN lalu menyalurkan dana bantuan pemerintah ke bank penyalur (Bank Himpunan Milik
Negara/Himbara yaitu Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN).
7. Proses penyaluran bantuan oleh bank penyalur dilakukan dengan pemindahbukuan dana dari
bank penyalur ke rekening penerima BLT (termasuk di bank swasta) dan dilakukan bertahap.
8. Proses penyaluran bantuan dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan.
9. Apabila terdapat sisa dana bantuan pemerintah (BLT) di bank penyalur sampai akhir tahun
anggaran, sisa dana itu harus disetor kembali ke rekening kas negara.
10. Penyaluran bantuan pemerintah oleh bank penyalur dilakukan berdasarkan perjanjian kerja
sama antara Kuasa Pengguna Anggaran (Kemenaker) dengan bank penyalur.
11. Apabila pemberi kerja (perusahaan) tidak memberikan data yang sebenarnya, pemberi kerja
akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
12. Dalam hal penerima bantuan tidak memenuhi syarat tetapi telah menerima bantuan
pemerintah, penerima bantuan itu wajib mengembalikan bantuan yang telah diterima ke
rekening kas negara.
Belum Dapat BLT Upah Gelombang 1? Jika hingga saat ini Anda belum menerima BLT upah BPJS
Ketenagakerjaan, Anda bisa menghubungi HRD tempat Anda bekerja apakah nomor rekening
Anda sudah didaftarkan atau belum.
Selain itu Anda juga bisa mengecek apakah Anda penerima bansos upah ini dengan mengunjungi
www.kemnaker.go.id. Cara ceknya dalah dengan memilih bagian menu pilih DAFTAR, lalu klik
DAFTAR SEKARANG.
Lengkapi pendaftaran akun yang terdiri dari dua bagian yakni Biodata dan Akun. Pada bagian
Biodata, isi Nomor Induk Kependudukan dan nama bapak atau ibu kandung.
Lalu pada bagian Akun, isi alamat email, nomor handphone, password, dan klik DAFTAR
SEKARANG. Selanjutnya kode OTP sebanyak 6 digit akan dikirim ke nomor handphone Anda.
Aktivasi akun dengan memasukan kode OTP yang dikirim ke handphone, klik AKTIVASI
SEKARANG. Setelah itu, buka kembali kemnaker.go.id. Lalu pilih MASUK.
Dalam jendela tersebut, masukan nomor KTP, ponsel atau email dan password dan klik MASUK
SEKARANG. Lengkapi profil dengan cara memasang foto profil, status pernikahan dan tipe lokasi.
855

