Page 860 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 860
Judul Beragam Respons Setelah Pemerintah Putuskan Tak Ada Kenaikan UMP
2021
Nama Media kompas.com
Newstrend Peraturan Upah Minimum
Halaman/URL https://www.kompas.com/tren/read/2020/10/29/100052265/beragam-
respons-setelah-pemerintah-putuskan-tak-ada-kenaikan-ump-2021
Jurnalis Ahmad Naufal Dzulfaroh
Tanggal 2020-10-29 10:00:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Dalam rangka memberikan perlindungan dan
kelangsungan bekerja bagi pekerja/buruh serta menjaga kelangsungan usaha, perlu dilakukan
penyesuaian terhadap penetapan upah minimum pada situasi pemulihan ekonomi di masa
pandemi covid-19
negative - Bob Azam (None) Jadi wajarlah, apalagi ditambah perusahaan-perusahaan yang
sedang kesulitan
negative - Andi Gani Nena Wea (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI))
Ini sangat memberatkan buruh dalam kondisi kesulitan ekonomi dan daya beli masyarakat yang
lagi turun, tentu sangat berat
negative - Wahidin Halim (Gubernur Banten) Jangan naik setiap tahun, karena perintah,
keputusan Menterinya itu harus sama kayak tahun lalu. Kalau setiap tahun naik, kesulitan
pengusahanya, kondisinya lagi begini (pandemi)
neutral - Ahmad Riza Putra Patria (Wakil Gubernur DKI Jakarta) Kami hormati keputusan yang
diambil, sementara keputusannya seperti tahun lalu. Itu yang kami hormati, kami hargai, kami
laksanakan
Ringkasan
Pemerintah secara resmi menyatakan tak ada kenaikan upah minimum pada 2021, baik upah
minium provinsi (UMP) maupun upah minimum kabupaten/kota (UMK).
Hal itu disampaikan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah melalui Surat Edaran
Nomor M/11/HK.04/X/2020 tentang Penetapan Upah Minimum Baru Tahun 2021 di Masa
Pandemi Covi-19.
859

